<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>FAKULTAS VOKASI</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/3" rel="alternate"/>
<subtitle>Budidaya Perkebunan dan Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan</subtitle>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/3</id>
<updated>2026-10-21T00:01:41Z</updated>
<dc:date>2026-10-21T00:01:41Z</dc:date>
<entry>
<title>KAJIAN PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI PERUSAHAAN PERKEBUNAN</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/489" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fatoni, Mhd Hafizon</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/489</id>
<updated>2026-10-13T07:56:38Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">KAJIAN PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN KELAPA SAWIT DI PERUSAHAAN PERKEBUNAN
Fatoni, Mhd Hafizon
Dr. Wagino
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis gulma, mengkaji teknik pengendalian gulma secara manual dan kimiawi, serta membandingkan biaya pengendalian gulma di Afdeling III Kebun Gunung Bayu PT Perkebunan Nusantara IV Regional II pada tahun 2024 dan 2025.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Agustus 2026 menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data sekunder perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada areal TBM seluas 98 ha ditemukan 10 jenis gulma yang terdiri atas gulma daun lebar, daun sempit, teki-tekian, kayuan, dan pakisan. Pengendalian gulma dilakukan secara terpadu melalui metode manual dan kimiawi sesuai dengan karakteristik gulma di lapangan. Total biaya pengendalian gulma pada tahun 2024 sebesar Rp146.537.340, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi Rp187.265.430. Peningkatan biaya terutama disebabkan oleh kenaikan biaya tenaga kerja meskipun biaya herbisida mengalami penurunan. Dengan demikian, penerapan pengendalian gulma secara terpadu telah mendukung pemeliharaan tanaman TBM, namun efisiensi biaya masih dipengaruhi oleh tingginya kebutuhan tenaga kerja.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH PEMBERIAAN AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM UNTUK PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KELAPA SAWIT  (Elaeis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/488" rel="alternate"/>
<author>
<name>Aditia, Irfan</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/488</id>
<updated>2026-10-13T07:42:40Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PEMBERIAAN AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM UNTUK PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KELAPA SAWIT  (Elaeis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY
Aditia, Irfan
Abu Yazid
. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial dengan perlakuan ampas kelapa sebagai campuran media tanam tanah top soil. Faktor perlakuan ampas kelapa yang digunakan sebagai campuran media tanam (M) yang terdiri atas lima taraf perlakuan, yaitu: M0 = Kontrol + Top Soil (100%), M1 =  Top Soil +  Ampas kelapa (90% : 10%), M2 = Top Soil + Ampas kelapa (80% : 20%), M3 = Top Soil + Ampas kelapa (70% : 30%), M4  = Top Soil + Ampas kelapa (60% : 40%). Penelitian menggunakan 5 ulangan, dengan 6 tanaman per plot sehingga tanaman seluruhnya sebanyak 150 tanaman. Hasil analisis data yang signifikan dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan (DMRT) pada ɑ=5%. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), total luas daun (cm). Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan ampas kelapa yang belum terdekomposisi dengan sempurna (matang) sebagai campuran media tanam dapat memberi respon pertumbuhan vegetatif yang menurun (negatif) pada bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di main nursery.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq) MELALUI PENDEKATAN MANAJAMEN BLOK DI KEBUN AIR TENANG PTP NUSANTARA II</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/487" rel="alternate"/>
<author>
<name>Gulo, Fahri Ronaldi</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/487</id>
<updated>2026-10-13T02:11:44Z</updated>
<published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq) MELALUI PENDEKATAN MANAJAMEN BLOK DI KEBUN AIR TENANG PTP NUSANTARA II
Gulo, Fahri Ronaldi
Megawati Siahaan; Febriana Rosmawati
Penelitian dilaksanakan di Kebun Air Tenang PTP Nusantara II. Penelitian diaksanakan pada bulan Maret 2021 sampai dengan bulan Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian analisis deskriptif yaitu mengumpulkan data primer dan sekunder yang berhubungan dengan produktivitas tanaman kelapa sawit di Kebun Air Tenang PTP Nusantara II.&#13;
&#13;
Hasil penellitian menunjukkan bahwa dari 11 blok yang dijadikan sampel seluruh blok mengalami kesenjangan produksi. Kesenjangan dengan persentasi 10% - 20% terjadi pada 7 blok dan 0%-10% terjadi 3 blok kesenjangan produksi terjadi karena defisiensihara, pencurian dan areal berbukit. Penyebab lain yang memiliki pengaruh besar dalam penurunan produksi ialah adanya serangan hama ulat kantong dan kondisi areal di beberapa blok yang masih semak
</summary>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI Pre Nursery</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/486" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sipayung, Fahny Andrean</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/486</id>
<updated>2026-10-13T01:56:46Z</updated>
<published>2021-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI Pre Nursery
Sipayung, Fahny Andrean
Dr. Guntoro; Hardy Wijaya
Tujuan khusus Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengarruh Pemberian Pupuk Kascing dan Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2021 di Lahan Kebun Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP). Penelitian tugas akhir ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 Faktorial. Faktor I yaitu Pupuk Kascing, dengan 4 Taraf yaitu K0 (Kontrol), K1(100g), K2(200g), K3(300g). Faktor 2 yaitu Limbah Cair Tahu T0(Kontrol), T1(100ml), T2(200ml), T3(300ml).&#13;
Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 48 satuan percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit kelapa sawit terhadap pemberian pupuk kascing dan limbah cair tahu  yang di aplikasikan pada bibit kelapa sawit belum memberikan respon nyata pada semua parameter.
</summary>
<dc:date>2021-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
