<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Program Studi Budidaya Perkebunan</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/4" rel="alternate"/>
<subtitle>BDP</subtitle>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/4</id>
<updated>2026-07-22T00:44:33Z</updated>
<dc:date>2026-07-22T00:44:33Z</dc:date>
<entry>
<title>UJI EFEKTIVITAS NIRA AREN DAN BUAH NANAS UNTUK PENGENDALIAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros) DI AFDELING II PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/448" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sinaga, Evandi</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/448</id>
<updated>2026-06-30T02:26:14Z</updated>
<published>2023-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">UJI EFEKTIVITAS NIRA AREN DAN BUAH NANAS UNTUK PENGENDALIAN HAMA KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros) DI AFDELING II PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA
Sinaga, Evandi
Sri Murti Tarigan; Sulthon Parinduri
Penelitian ini dilakukan di PTPN IV Kebun Adolina Kecamatan Perbaungan,&#13;
Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Penelitian bertujuan untuk&#13;
mengetahui tingkat efektivitas ferotrap berbahan dasar Buah Nanas dan Nira Aren&#13;
sebagai perangkap Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada masa&#13;
tanaman belum menghasilkan (TBM) di Perkebunan Kelapa Sawit. Penelitian ini&#13;
dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial&#13;
dengan 4 taraf perlakuan dan 6 ulangan sehingga menghasilkan 24 satuan&#13;
perlakuan. 4 taraf tersebut yaitu P0 (Feromonas), P1 (Nanas 500 gram), P2 (Nira&#13;
Aren 1 Liter), P3 (Nanas 500 gram + Nira Aren 1 Liter).&#13;
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkap P0 (Feromonas),&#13;
memiliki tingkat kemampuan dalam meraih tangkapan Kumbang Tanduk&#13;
(Orycetes rhinoceros) lebih tinggi dibandingkan dengan P1, P2, dan P3. Hasil&#13;
tangkapan P1 dan P3 menunjukan tidak beda nyata, P1 memiliki total tangkapan&#13;
sebanyak 46 ekor, dan P3 mendapat hasil tangkapan sebanyak 41 ekor. Dengan&#13;
P0 yang memiliki kemampuan tangkapan tertinggi yaitu 101 ekor, serta hasil&#13;
tangkapan terendah diperoleh P2 yaitu 33 ekor
</summary>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENAMBAHAN CRYSTAL HYDROGEL PADA MEDIA TANAM BIBITAN Mucuna bracteata GUNA MEMITIGASI DAMPAK KEKERINGAN</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/445" rel="alternate"/>
<author>
<name>Simangunsong, Yeriko Jonatan</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/445</id>
<updated>2026-06-29T06:48:05Z</updated>
<published>2026-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENAMBAHAN CRYSTAL HYDROGEL PADA MEDIA TANAM BIBITAN Mucuna bracteata GUNA MEMITIGASI DAMPAK KEKERINGAN
Simangunsong, Yeriko Jonatan
Sakiah
Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca Institut Teknologi Sawit Indonesia, mulai dari bulan Agustus – Oktober 2025 dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial yang terdiri dari lima taraf perlakuan dan empat ulangan, dengan perlakuan penambahan Crsytal Hydrogel pada media tanam bibitan Mucuna bracteata menggunakan perbandingan Interval waktu Penyiraman.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Crystal Hydrogel pada media tanam bibitan Mucuna bracteata dengan interval waktu penyiraman yang berbeda berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), bobot basah dan bobot kering tanaman (g) dan bobot basah dan bobot kering media tanam (g), namun berbeda sangat nyata pada parameter kelembapan tanah (%). Dapat disimpulkan bahwa aplikasi Crystal Hydrogel bisa menjadi solusi praktis untuk memitigasi kegagalan bibitan Mucuna bracteata akibat dampak kekeringan, karena Crystal Hydrogel memiliki sifat menyerap dan menyimpan air serta melepaskannya kembali secara perlahan yang dimana dapat menjaga ketersediaan air pada media tanam.
</summary>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGENDALIAN HAMA ULAT KANTONG (Metisa plana) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq ) DENGAN SISTEM INJEKSI BATANG DI KEBUN PTPN IV ADOLINA</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/442" rel="alternate"/>
<author>
<name>Prakoso, Teguh Iman</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/442</id>
<updated>2026-06-26T03:31:52Z</updated>
<published>2024-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGENDALIAN HAMA ULAT KANTONG (Metisa plana) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq ) DENGAN SISTEM INJEKSI BATANG DI KEBUN PTPN IV ADOLINA
Prakoso, Teguh Iman
Eka Bobby Febrianto; Zulham Effendi
Penelitian ini dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara IV Adolina Regional II pada  bulan Juli sampai dengan Agustus 2024. menggunakan metode pengumpulan data dan analisa deskriptif, yang dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder di PTPN IV REGIONAL II KEBUN ADOLINA. tentang efektivitas pengendalian hama ulat kantong dengan sistem injeksi batang. Pengambilan data dilakukan melalui beberapa sensus sebelum dan sesudah pengaplikasian&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan injeksi batang pada tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di PT. Perkebunan Nusantara IV Adolina sangat berpengaruh untuk pemberantasan ulat kantong (Metissa plana) pada tanaman Kelapa Sawit
</summary>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>EFEKTIVITAS PENGENDALIAN HAMA ULAT KANTUNG (Metisa plana) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DENGAN SISTEM INJEKSI BATANG</title>
<link href="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/435" rel="alternate"/>
<author>
<name>Silaban, Aldo Herianto</name>
</author>
<id>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/435</id>
<updated>2026-06-22T07:11:56Z</updated>
<published>2024-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">EFEKTIVITAS PENGENDALIAN HAMA ULAT KANTUNG (Metisa plana) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DENGAN SISTEM INJEKSI BATANG
Silaban, Aldo Herianto
Arief Setiawan Sutanto; Febriana Roosmawati
Penelitian ini dilaksanakan di Afdeling I Kebun Tanjung Garbus PT Perkebunan Nusantara II Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Maret – Juni 2023.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriftif yaitu dengan pengumpulan data sekunder yang terdiri daridata serangan serta pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana).&#13;
Hasil pengendalian menunjukkan bahwa persentase mortalitas pengendalian hama ulat kantong Metisa Plana dengan metode injeksi batang pada bulan Desember 2022 sebesar 93,55%, Januari sebesar 94,98%, pada bulan Februari 97,39% dan pada bulan Maret 98,18%. Dari insektisida yang digunakan yaitu insektisida sistemik berbahan aktif asefat 75% adalah yang sangat efektif untuk pengendalian hama ulat kantong Metisa plana.
</summary>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
