<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/3">
<title>FAKULTAS VOKASI</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/3</link>
<description>Budidaya Perkebunan dan Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/460"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/459"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/458"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/457"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-05T09:12:10Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/460">
<title>IDENTIFIKASI GULMA PADA TANAMAN KARET DI KEBUN RAKYAT KECAMATAN DELI TUA</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/460</link>
<description>IDENTIFIKASI GULMA PADA TANAMAN KARET DI KEBUN RAKYAT KECAMATAN DELI TUA
Habibillah
Aulia Juanda Djaingsastro; Saroha Manurung
Tujuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai jenis gulma yang tumbuh di perkebunan karet yang mana nantinya dapat mengefisiensi biaya pengendalian gulma. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara menggunakan metode pengumpulan data dan analisa deskriptif, yang dilakukan dengan mengambil data sekunder di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahun tanam 1994 di temukan 18 jenis gulma dilapangan dengan gulma yang dominan di temukan yaitu jenis gulma Clidemia hirta dengan nilai INP 30%, tahun tanam 1997 di temukan 14 jenis gulma dan yang dominan ditemukan jenis gulma Mimosa pudica dengan nilai INP 30%, pada tahun tanam 2001 ditemukan 7 jenis gulma dengan gulma yang dominan ditemukan adalah jenis gulma Paspalum conjugatum dengan nilai INP 50%, serta pada tahun 2007 ditemukan 11 jenis gulma dengan gulma dominan ditemukan adalah jenis gulma Paspalum conjugatum dengan nilai INP 38%. Jumlah total keseluruhan jenis gulma yang di temukan pada 4 tahun tanam yang berbeda di Kebun Karet rakyat yaitu 26 jenis gulma yang tumbuh menyebar.
</description>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/459">
<title>KAJIAN EFEKTIFITAS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) UNTUK MENCEGAH PENYAKIT AKIBAT KEBISINGAN PADA STASIUN STERILIZER DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PKS PAGAR MERBAU PT PERKEBUNAN NUSANTARA II</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/459</link>
<description>KAJIAN EFEKTIFITAS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) UNTUK MENCEGAH PENYAKIT AKIBAT KEBISINGAN PADA STASIUN STERILIZER DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PKS PAGAR MERBAU PT PERKEBUNAN NUSANTARA II
Bimantoro, Boby Surya
Mahyunis; Budi Mulyara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan pada stasiun sterilizer, diagnosis gangguan pendengaran akibat kebisingan dari hasil pemeriksaan audiometri serta mengetahui efektivitas penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PKS Pagar Merbau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Dari hasil penelitian ini, didapatkan hasil perhitungan tingkat kebisingan selama 24 jam mencapai 94,9 dB. Nilai ini melebihi nilai ambang batas faktor fisik dan kimia di PER.13/MEN/X/2011tentang nilai ambang batas faktor fisik dan kimia di tempat kerja.
</description>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/458">
<title>PENGARUH VARIASI TEKANAN 30, 35 DAN 40 BARG HIDRAULIK SCREW PRESS DAN KORELASI DENGAN OIL LOSSES DAN BROKEN NUT</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/458</link>
<description>PENGARUH VARIASI TEKANAN 30, 35 DAN 40 BARG HIDRAULIK SCREW PRESS DAN KORELASI DENGAN OIL LOSSES DAN BROKEN NUT
Irawan, Boby
Ir. Zulayden Lubis; Ir. Busrizal Faisal
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tekanan yang optimal dalam upaya meminimalisir oil losses dalam ampas dan broken nut dengan melakukan penggujian menggunakan variasi tekanan 30, 35 dan 40 barg hidraulik pada mesin screw press. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Non Faktorial dengan 3 pengulangan dan 3 perlakuan yaitu ekstraksi, sehingga sampel keseluruhan adalah 9. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan.&#13;
Proses ekstraksi pada penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Seumantoh Kec. Karang Baru, Kab. Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil persentase pada perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg mendapatkan hasil rata-rata 2,26%. Jika dibandingkan perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg, maka perlakuan M1 dengan tekanan 40 barg dan M2 dengan tekanan 35 barg mengalami kenaikan oil losses. Namun dari hasil persentase broken nut perlakuan M1 dengan tekanan 30 barg mendapatkan hasil rata-rata broken nut 3,90%, pada perlakuan M2 dengan tekanan 35 barg mendapatkan hasil rata-rata broken nut 4,45% dan pada perlakuan M3 dengan tekanan 40 barg mendapatkan hasil rata-rata 5,18%. Jika dibandingkan perlakuan M1 dengan tekanan 30 barg, maka perlakuan M2 dengan tekanan 35 barg dan M3 dengan tekanan 40 barg mengalami kenaikan broken nut.  Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan 3 perlakuan dan 3 pengulangan mendapatkan hasil persentase oil losses 2,26% (standar norma 4,6%) dan hasil persentase broken nut 5,18% (standar norma 8%) adalah paling efisien.
</description>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/457">
<title>ANALISA KEHILANGAN PANAS SECARA KONDUKSI PADA SALURAN DISTRIBUSI STEAM (PIPA) DARI BPV KE STERILIZER STUDI KASUS DI PKS BEGERPANG PT. PP LONDON SUMATERA INDONESIA.</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/457</link>
<description>ANALISA KEHILANGAN PANAS SECARA KONDUKSI PADA SALURAN DISTRIBUSI STEAM (PIPA) DARI BPV KE STERILIZER STUDI KASUS DI PKS BEGERPANG PT. PP LONDON SUMATERA INDONESIA.
Kusuma, Andriansyah
Zulham Effendi; Budi Mulyara
Sistem pembangkit tenaga uap sangat penting bagi industri pengolahan biji kelapa sawit, selain digunakan untuk menghasilkan listrik, juga digunakan dalam proses pengolahan biji kelapa sawit. Pada proses distribusi uap dari ketel uap ke turbin uap terjadi kerugian panas (heat loss) dan kerugian tekanan (head loss) yang diakibatkan perpindahan panas dan juga gesekan pada pipa instalasi uap.
</description>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
