<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/5">
<title>Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/5</link>
<description>TPHP</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/432"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/424"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/423"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/422"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-25T19:33:01Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/432">
<title>KARAKTERISTIK MUTU SENSORIS HOUSE BLEND KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA MENGGUNAKAN MESIN SANGRAI STAINLESS STEEL DAN CAST IRON</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/432</link>
<description>KARAKTERISTIK MUTU SENSORIS HOUSE BLEND KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA MENGGUNAKAN MESIN SANGRAI STAINLESS STEEL DAN CAST IRON
Subakti
Ir. Zulyaden Lubis; Pada Mulia Raja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan mutu sensoris house blend kopi Arabika dan Robusta dari Sidamanik, Kabupaten Simalungun, yang disangrai menggunakan mesin berbahan stainless steel dan cast iron. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial menggunakan empat formulasi campuran Arabika–Robusta (100:0, 75:25, 25:75, dan 0:100). Parameter yang diamati meliputi kadar air, nilai cacat (defect), kurva penyangraian, serta uji sensoris melalui uji hedonik dan cupping test. Hasil menunjukkan kadar air Arabika menurun dari 12,6% menjadi 2,2%, sedangkan Robusta dari 10,9% menjadi 5,2%. Nilai cacat Arabika sebesar 12,7 (grade 2 – mutu baik), sedangkan Robusta 38,2 (grade 3 – mutu sedang). Mesin cast iron memberikan pemanasan lebih stabil dan mencapai first crack lebih cepat dibanding stainless steel. Berdasarkan uji hedonik, kopi Arabika 100% memperoleh tingkat kesukaan tertinggi pada seluruh atribut sensori. Hasil cupping test menunjukkan campuran Arabika 25%–Robusta 75% pada mesin stainless steel menghasilkan keseimbangan rasa terbaik (manis, pahit, dan sedikit asin), sedangkan Arabika 100% pada cast iron menampilkan karakter manis dan buah-buahan. Kopi Arabika memiliki mutu fisik dan cita rasa lebih baik dibanding Robusta, dan mesin cast iron direkomendasikan untuk menghasilkan profil sangrai yang stabil dan cita rasa seimbang.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/424">
<title>PEMBUATAN BAHAN BAKAR NABATI (BIO DIESEL) MELALUI TRANSESTERIFIKASI BERBAHAN DASAR MINYAK GORENG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN KATALIS KOH 2,5%</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/424</link>
<description>PEMBUATAN BAHAN BAKAR NABATI (BIO DIESEL) MELALUI TRANSESTERIFIKASI BERBAHAN DASAR MINYAK GORENG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN KATALIS KOH 2,5%
Julva, Hasby Shadiqi
Mahyunis; Siti Aisyah
Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biodiesel berbasis Crude Palm Oil (CPO) menggunakan minyak goreng baru sebagai bahan baku, karena kandungan trigliserida dan kadar asam lemak bebas (FFA)-nya yang rendah, sehingga mampu menjaga mutu produk biodiesel yang dihasilkan. Proses pembuatan biodiesel dilakukan melalui reaksi transesterifikasi dengan katalis KOH 2,5%. Variasi rasio molar metanol terhadap minyak yang digunakan adalah 1:6 dan 1:9, dengan perlakuan pencucian biodiesel sebanyak 3 hingga 4 kali. Proses diawali dengan pembuatan larutan metoksida, dilanjutkan dengan reaksi transesterifikasi pada suhu 65°C selama 60 menit dengan kecepatan pengadukan 450 rpm, kemudian dilakukan pemisahan gliserol, pencucian, pemurnian, dan pengeringan biodiesel. Karakteristik biodiesel yang dihasilkan diuji berdasarkan parameter densitas, viskositas, kadar FFA, dan nilai cetana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 7182:2015), dengan densitas berada pada kisaran 0,864–0,873 g/mL, viskositas antara 2,3–2,5 mm²/s, dan kadar FFA di 0,5% pada pencucian ke 4. densitas terbaik diperoleh pada rasio 1:9 dengan pencucian empat kali sebesar 864 kg/m³, viskositas terbaik pada rasio 1:9 dengan pencucian empat kali sebesar 2,35 mm²/s, dan kadar FFA terendah pada rasio 1:9 dengan pencucian empat kali sebesar 0,3%. Dengan demikian, minyak goreng berbasis CPO terbukti layak dan efektif digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Penelitian ini mendukung pengembangan energi terbarukan dari sumber daya lokal serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca, menjadikan biodiesel sebagai alternatif bahan bakar yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/423">
<title>ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU PENYANGRAIAN TERHADAP KARAKTERISTIK ROASTED BEAN KOPI ROBUSTA IJEN JAWA TIMUR</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/423</link>
<description>ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU PENYANGRAIAN TERHADAP KARAKTERISTIK ROASTED BEAN KOPI ROBUSTA IJEN JAWA TIMUR
Simatupang, M.Rais Arifsyah Ramli
Budi Mulyara; Dr. Giyanto
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi waktu penyangraian terhadap mutu fisik dan cita rasa kopi robusta Ijen Jawa Timur, serta menentukan durasi optimal sesuai preferensi konsumen dan standar mutu.&#13;
&#13;
Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dengan dua perlakuan penyangraian: medium to dark roast (160°C, 9 menit), dan dark roast (160°C, 10 menit). Analisis meliputi pengukuran kadar air, trase, defect (SNI 01-2907-2008), serta uji organoleptik oleh expert untuk menilai fragrance, flavor, aftertaste, body, dan overall.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/422">
<title>PEMBUATAN BAHAN BAKAR NABATI (BIODIESEL) MELALUI PROSES TRANSESTERIFIKASI BERBAHAN DASAR MINYAK GORENGMENGGUNAKAN KATALIS KOH 1,5%</title>
<link>https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/422</link>
<description>PEMBUATAN BAHAN BAKAR NABATI (BIODIESEL) MELALUI PROSES TRANSESTERIFIKASI BERBAHAN DASAR MINYAK GORENGMENGGUNAKAN KATALIS KOH 1,5%
Subrata, Adjie Wisnu
Mahyunis; Siti aisyah
. Dalam penelitian ini, minyak goreng digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan biodiesel karena mengandung trigliserida serta asam lemak bebas yang jika direaksikan dengan metanol dan katalis dapat menghasilkan metil ester. Tahapan penelitian dimulai dengan persiapan bahan baku, yaitu pengolahan minyak goreng dan pengujian kadar asam lemak bebas (FFA). Tahap berikutnya adalah pembuatan biodiesel melalui proses transesterifikasi, di mana minyak goreng dengan kadar FFA kurang dari 2% direaksikan dengan kalium metoksida pada rasio 1:6 dan 1:9. Selanjutnya katalis KOH sebanyak 1,5% dari berat sampel ditambahkan, kemudian campuran diaduk pada kecepatan 450 rpm selama 60 menit dengan suhu reaksi 65°C. tahap selanjutnya meliputi pencucian, pemurnian, penguapan dan dianalisis mutu produk yang dihasilkan. Pada tahap analisis mutu, dilakukan pengujian densitas, viskositas dan FFA. Proses ini diulang dengan variabel rasio yang berbeda untuk memperoleh biodiesel dengan kualitas terbaik. Dari hasil percobaan dengan kualitas optimal diperoleh pada penambahan katalis KOH 1,5% dengan rasio 1:9 dengan hasil pengujian densitas sebesar 855 kg/m3, viskositas 2,38 mm2/s, angka asam 0,78% dan angka cetana sebesar 53,1.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
