| dc.description.abstract | Pemeliharaan kelapa sawit secara intensif dapat mencapai produktivitas tinggi.
Pemupukan sebagai komponen penting dalam pertumbuhan dan produktivitas kelapa
sawit. Ketepatan pengaplikasian pupuk dipengaruhi oleh jenis pupuk, topografi lahan
dan kondisi draninase tanah. Pada kaidah pengamatan tepat pemupukan
menunjukkan bahwa penggunaan alat sebagai faktor pendukung dapat meningkatkan
efektivitas dan efesiensi pemupukan. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah
spreader. Spreader menggunakan tenaga manusia atau semi mekanis, dimana alat ini
memiliki tiga fungsi sekaligus yaitu menakar, menabur dan membenamkan pupuk
kedalam tanah. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan alat bantu pemupukan
guna meminimalisir kehilangan hara dari pemupukan.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototipe alat bantu pemupukan sistem tebar
tutup pada lahan kelapa sawit. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam tugas
akhir ini adalah menysusun tahapan kegiatan dalam bentuk diagram alir agar tindakan
yang dilakukan lebih terarah dan terkontrol serta sebagai pedoman pelaksanaan tugas
akhir agar target yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini dilaksanakan di
Laboratorium dan kebun kelapa sawit Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
Medan Sumatera Utara. Waktu penelitian mulai dari bulan Januari-Juni 2025.
Alat bantu pemupukan sistem tebar tutup merupakan alat manual, dilengkapi tanki
pupuk, penakar dan penebar pupuk, penyiang gulma dan penutup pupuk dengan tanah
yang telah gembur. Pengguna alat ini dapat menyiangi gulma, menggemburkan tanah,
menebar pupuk sekaligus menutup pupuk yang ditebar dalam waktu rata-rata 3 menit
22 detik per pokok, dengan dosis 1,33 Kg. Alat ini dapat mengeluarkan pupuk sekali
buka tuas dengan berat rata-rata 125,63 gram dengan waktu yang dibutuhkan 13,62
detik. Alat bantu pemupukan sistem tebar tutup dapat menebar dan menutup pupuk
dengan persentase kerja 73% dari uji kinerja alat. | en_US |