| dc.description.abstract | Keberhasilan dalam perbaikan lahan sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis
tanaman penutup tanah (LCC) yang sesuai. LCC yang ideal seharusnya memiliki
pertumbuhan cepat dan mampu menutupi tanah secara rapat, dapat membentuk
hubungan simbiotik dengan bakteri pengikat nitrogen, serta menghasilkan
biomassa yang mudah terurai, sehingga tidak menjadi kompetitor bagi tanaman
utama.
Mucuna bracteata merupakan tanaman penutup tanah yang efektif dalam
perkebunan kelapa sawit. Karena keterbatasan benih, perbanyakan tanaman ini
dilakukan melalui metode stek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dari air kelapa terhadap
pertumbuhan vegetatif Mucuna bracteata dengan metode stek.
Penelitian dilaksanakan di areal kebun praktik Institut Teknologi Sawit Indonesia,
Medan, pada bulan Februari hingga Maret 2025. Penelitian menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan
konsentrasi air kelapa, yaitu: Z0 (0%), Z1 (25%), Z2 (50%), dan Z3 (75%) dengan
6 ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Z2 (50% air kelapa) memberikan
hasil pertumbuhan terbaik pada semua parameter pengamatan, yaitu panjang sulur
(31,95 cm), jumlah daun (14,38 helai), jumlah ruas (5 buah), panjang akar (17,39
cm), dan volume akar (7,16 ml). Hal ini menunjukkan bahwa air kelapa dengan
konsentrasi 50% efektif sebagai ZPT alami untuk mempercepat pertumbuhan
vegetatif Mucuna bracteata. | en_US |