| dc.description.abstract | Penelitian ini dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional 2 Kebun Laras, yang terletak di Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan penelitian berlangsung selama bulan November hingga Desember 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi biaya investasi yang dikeluarkan, mengidentifikasi unsur-unsur biaya tanaman belum menghasilkan (TBM), serta menghitung biaya per pokok dan per hektar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis biaya yang dilakukan berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan semenatara data primer diperoleh melalui wawancara dengan manajemen kebun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya investasi TBM di Afdeling 1 masih tergolong wajar. Namun, ada beberapa komponen biaya yang melebihi anggaran, seperti biaya tenaga kerja dan pembelian bahan baku. Penyimpangan ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti tingkat efisiensi kerja di lapangan, kondisi geografis afdeling yang memengaruhi operasional, serta perubahan harga bahan-bahan yang dibutuhkan. Temuan ini menjadi bahan pertimbangan penting bagi manajemen perusahaan untuk mengevaluasi dan menyusun strategi pengelolaan biaya TBM yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa mendatang. | en_US |