Show simple item record

dc.contributor.advisorDr. Wagino, Aulia Juanda Djaingsastro
dc.contributor.authorBakri, Fiqra Abdillah
dc.date.accessioned2026-01-06T03:06:15Z
dc.date.available2026-01-06T03:06:15Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/219
dc.description.abstractPermintaan kedelai (Glycine max L.) setiap tahun mengalami peningkatan. Komoditas kedelai memegang peranan penting dalam ekonomi petani, konsumsi pangan, kebutuhan dan perdagangan pangan nasional. Beberapa tahun terakhir produksi kedelai nasional terus mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (2020) impor kedelai pada tahun 2018-2019 mengalami peningkatan, pada tahun 2018 impor kedelai sebesar 2.585.809 kg dan pada tahun 2019 sebesar 2.670.086 kg. Dengan tingginya impor kedelai di Indonesia maka dibutuhkan solusi untuk mengurangi hal tersebut, salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah dengan menemukan cara budidaya yang tepat untuk kedelai edamame di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jarak tanam yang efektif dari integrasi kedelai edamame pada lahan kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di areal perkebunan kelapa sawit kampus ITSI (Institut Teknologi Sawit Indonesia).pada tanggal 09 November 2023 sampai 01 februari 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) Nonfaktorial yaitu jarak tanam dengan 6 perlakuan jarak tanam dan pengulangan 4 kali, yaitu : S1 (20 cm x 15 cm), S2 (20 cm x 20 cm), S3 (30 cm x 15 cm), S4 (30 cm x 20 cm), S5 (40 cm x 15 cm), S6 (40 cm x 20 cm). Hasil penelitian dianalisis secara statisitik dengan uji F pada taraf 5%, dan F hitung perlakuan yang lebih besar dari F tabel 5% maka dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa jarak tanam kedelai tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil. Perlakuan jarak tanam pada keledai edamame integrasi pada kelapa sawit diperoleh tinggi tanaman terbaik pada perlakuan S1 dengan jarak tanam 20 cm x 15 cm dengan tinggi 61,03 cm .Perlakuan jarak tanam penanaman kedelai edamame integrasi pada kebun kelapa sawit diperoleh polong segar pertanaman terbaik pada perlakuan S6 dengan jarak tanam 40 cm x 20 cm dengan rata-rata polong segar pertanaman 51,25 gram.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901014
dc.subjectKedelaien_US
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.subjectJarak Tanamen_US
dc.subjectKerapatan Tanamanen_US
dc.titlePERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME (Glycine max L. Merr) DENGAN PERBEDAAN JARAK TANAM KEDELAI DI AREAL KEBUN KELAPA SAWITen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record