Show simple item record

dc.contributor.authorHarahap, Fisar Adha
dc.date.accessioned2026-01-06T03:08:24Z
dc.date.available2026-01-06T03:08:24Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/220
dc.description.abstractGulma merupakan vegetasi yang tumbuh secara alami dan menjadi pesaing bagi tanaman utama (kelapa sawit) sehingga keberadaanya tidak dikehendaki karena dapat merugikan pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit serta dapat mengganggu kelancaran aktivitas lainya. Terdiri dari gulma rumput-rumputan, gulma berdaun lebar, gulma berkayu, gulma pakisan, gulma teki-tekian, gulma pisang liar dan keladi-keladian, gulma bambu-bambuan, dan gulma air. Penelitian ini dilaksanakan diareal kebun Batang Toru PT. Perkebunan Nusantara III ( PERSERO ). Penelitian ini dilakukan Pada awal bulan Desember tahun 2023.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Perlakuan dengan 4 taraf dan 6 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa herbisida triklopir dicampur air dengan cara batang tidak dilukai, tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah kematian anak kayu. Sedangkan Perlakuan komposisi herbisida triklopir dicampur dengan solar dengan cara batang dilukai memberikan hasil terbaik terhadap jumlah kematian anak daun.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901089
dc.subjectClidemia hirtaen_US
dc.subjectTriklopiren_US
dc.subjectElaeis guineensisen_US
dc.titleUJI EFEKTIVITAS APLIKASI HERBISIDA SISTEMIK TERHADAP PENGENDALIAN ANAK KAYU (Clidemia hirta) DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)en_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record