Show simple item record

dc.contributor.advisorSaroha Manurung, Inggrid Ovie Yosephine
dc.contributor.advisor
dc.contributor.authorLubis, Imam Al Amin Famy
dc.date.accessioned2026-01-06T03:46:11Z
dc.date.available2026-01-06T03:46:11Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/226
dc.description.abstractKelapa sawit merupakan tanaman komoditas perkebunan yang cukup penting di Indonesia dan masih memiliki prospek pengembangan yang cukup cepat. Dalam memenuhi kebutuhan kelapa sawit diperlukan adanya usaha untuk meningkatkan kualitas demi terpenuhinya kebutuhan. Peningkatan tersebut diperlukan pengetahuan tentang ukuran besar batang kelapa sawit yang sesuai dan dapat memaksimalkan produksi, sehingga dapat disimpulkan berapa ukuran batang kelapa sawit yang dapat memaksimalkan produksi buah kelapa sawit. Perbedaan produktivitas kelapa sawit setiap tahunnya memiliki faktor penyebabnya masing masing dan dapat mempengaruhi performa dan keuntungan yang diterima oleh Perusahaan. Penelitian tentang analisa perbandingan produksi adalah sebagai tujuan untuk menjadi pedoman bagaimana produksi itu berlangsung. Dengan ada nya analisa ini kita bisa mengetahui apa saja faktor yang bisa mempengaruhi produksi kelapa sawit yang sudah terjadi dan menjadi perbandingan dengan tahun lalu dan tahun sekarang yang sedang terjadi. Kita bisa mengetahui produksi bisa naik maupun turun dengan penjelasan analisa yang tepat. Penelitian ini dilakukan di PT. PP London Sumatra Kebun Dolok Estate Divisi 2. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2024. Metode yang digunakan yaitu dalam bentuk deskriptif dengan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di PT. PP London Sumatra Kebun Dolok Estate Divisi 02 analisa perbandingan produksi di tahun 2020 sampai 2022 mengalami penurunan produksi. Perbandingan di tahun 2021 dengan 2020 mengalami penurun dengan jumlah 208 Ton/Ha produksi kelapa sawit nya dikarenakan banyak pokok kelapa sawit yang terserang ganoderma sebanyak 2.632 pokok/Ha kelapa sawit yang terserang ganoderma tersebut. Beberapa faktor yang di akibatkan oleh penyakit ganoderma ini di antara lain pokok ada yang tumbang, pokok yang terserang ganoderma dapat mengecilkan berat janjang rata-rata (BJR) buah kelapa sawit dikarenakan daun kelapa sawit yang menjadi tempat fotosintesis dan menjadi tempat berkembangnya buah kelapa sawit menjadi layu dan patah akibat terserang oleh penyakit ganoderma tersebut dan ini dapat menurunkan produksi yang sedang di lakukan di tahun tersebut. Berat dan bentuk buah kelapa sawit tersebut menjadi faktor penting dalam hasil produksi tersebut. Di tahun 2022 di bandingkan dengan 2021 mengalami penurunan produksi juga sebanyak 671 Ton/Ha dikarenakan juga banyak pokok yang terserang pengakit ganoderma di tahun-tahun tersebut.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901206
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.titleANALISA PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS 3 TAHUN TERAKHIR PT. PP LONDON SUMATRA KEBUN DOLOK ESTATE DIVISI 2en_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record