Show simple item record

dc.contributor.authorPratama, Muhammad Aden jaka
dc.date.accessioned2026-01-06T03:54:32Z
dc.date.available2026-01-06T03:54:32Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/230
dc.description.abstractTandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu jenis limbah padat yang memiliki kandungan ligniselulosa yang tidak banyak digunakan dan belum banyak dimanfaatkan dengan baik. TKKS memiliki potensi cukup besar untuk dapat dimanfaatkan. Hal ini karena tandan kosong kelapa sawit banyak mengandung selulosa yang dapat dihirolisis menjadi glukosa kemudian difermentasi menjadi bioetanol. Tujuan penelitian adalah menggunakan kembali tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan utama dalam pembuatan bioetanol. Untuk menghasilkan bioethanol melalui tahapan proses yaitu pretreatment, hidrolisis, fermentasi, distilasi. Penelitian ini betujuan untuk melihat pengaruh konsentrasi H₂SO₄ (asam sulfat) pada hidrolisis TKKS serta waktu fermentasi terhadap densitas etanol dan kadar etanol yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan Selulosa sebelum diberikan H₂SO₄ pada tahap hidrolisis sebesar 71,34% namun sesudah di hidrolisis dengan ditambahkannya H₂SO₄ kandungan selulosa mengalami penurunan sebesar 48.93%. Kemudian diperoleh nilai densitas etanol sebesar 0,987 gr/ml pada waktu 3 hari dengan penambahan H2SO4 3%, dan kadar etanol yang tinggi sebesar 9%, pada waktu fermentasi 5 hari dengan H2SO4 5%.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901136
dc.subjectBioetanolen_US
dc.subjectTandan Kosong Kelapa Sawiten_US
dc.titlePEMBUATAN BIOETANOL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS)en_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record