| dc.description.abstract | Pemupukan sangat berperan penting dalam penambahan unsur hara ke dalam tanah
sehingga dapat diserap tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan
perkembangan bibit kelapa sawit. Pemupukan menjadi aspek pemeliharan dengan
biaya (cost) tertinggi, yang berkisar antara 60% dari total biaya pemeliharaan dan
mencakup 24% dari keseluruhan biaya budidaya tanaman kelapa sawit. Untuk itu,
perlu adanya inovasi untuk penghematan biaya pemupukan yaitu dengan
penggunaan pupuk sekali aplikasi pada pembibitan, seperti penggunaan pupuk yang
menerapkan praktik sekali aplikasi yaitu pupuk Controlled Release Fertilizer
(CRF) dengan penggunaan bahan coating oil untuk melapisi bagian luar pupuk
sehingga pupuk tidak mudah menguap dan penyerapan yang terkontrol (controlled
release). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pada
pengaplikasian pupuk controlled release fertilizer terhadap pertumbuhan vegetatif
bibit kelapa sawit serta menganalisis biaya pemupukan menggunakan pupuk NPK
konvensional dan pupuk controlled release fertilizer.
Penelitian ini dilakukan di areal pembibitan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)
Marihat, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan
selama 4 bulan yaitu mulai dari bulan Februari hingga bulan Juni 2025. Metode
penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non
faktorial dengan analisis menggunakan analysis of variance (anova) dan uji lanjut
Beda Nyata Terkecil (BNT). Dengan perlakuan C0 (tanpa aplikasi pupuk), C1
(pupuk NPK konvensional), C2 (pupuk CRF 105 gram), C3 (pupuk CRF 87,5
gram), C4 (pupuk CRF 70 gram), C5 (pupuk CRF 52,5 gram) dan C6 (pupuk CRF
35 gram). Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah
daun, kehijauan daun, serta parameter destruktif yaitu panjang akar, berat basah dan
kering akar, berat basah dan kering tajuk, serta luas daun, dan juga analisis biaya
pemupukan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk CRF 15-15-6-4+TE
memberikan pengaruh terhadap petumbuhan vegetatif bibit main nursery kelapa
sawit. Perlakuan C5 dengan dosis pupuk CRF 52,5 gram/bibit memberikan
pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman (42,13 cm), diameter batang
(2,56 cm) serta kehijauan daun (55,88 unit SPAD). Pupuk CRF dengan dosis lebih
rendah serta sekali aplikasi selama periode pembibitan utama dapat menghemat
biaya pemupukan sebesar 9% jika dibandingkan dengan pengaplikasian pupuk
NPK konvensional. | en_US |