Show simple item record

dc.contributor.authorSilalahi, Al Yuda Bukhori
dc.date.accessioned2025-12-16T04:35:30Z
dc.date.available2025-12-16T04:35:30Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/23
dc.description.abstractPemupukan sangat berperan penting dalam penambahan unsur hara ke dalam tanah sehingga dapat diserap tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bibit kelapa sawit. Pemupukan menjadi aspek pemeliharan dengan biaya (cost) tertinggi, yang berkisar antara 60% dari total biaya pemeliharaan dan mencakup 24% dari keseluruhan biaya budidaya tanaman kelapa sawit. Untuk itu, perlu adanya inovasi untuk penghematan biaya pemupukan yaitu dengan penggunaan pupuk sekali aplikasi pada pembibitan, seperti penggunaan pupuk yang menerapkan praktik sekali aplikasi yaitu pupuk Controlled Release Fertilizer (CRF) dengan penggunaan bahan coating oil untuk melapisi bagian luar pupuk sehingga pupuk tidak mudah menguap dan penyerapan yang terkontrol (controlled release). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pada pengaplikasian pupuk controlled release fertilizer terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit serta menganalisis biaya pemupukan menggunakan pupuk NPK konvensional dan pupuk controlled release fertilizer. Penelitian ini dilakukan di areal pembibitan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Marihat, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan selama 4 bulan yaitu mulai dari bulan Februari hingga bulan Juni 2025. Metode penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan analisis menggunakan analysis of variance (anova) dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Dengan perlakuan C0 (tanpa aplikasi pupuk), C1 (pupuk NPK konvensional), C2 (pupuk CRF 105 gram), C3 (pupuk CRF 87,5 gram), C4 (pupuk CRF 70 gram), C5 (pupuk CRF 52,5 gram) dan C6 (pupuk CRF 35 gram). Parameter penelitian meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, kehijauan daun, serta parameter destruktif yaitu panjang akar, berat basah dan kering akar, berat basah dan kering tajuk, serta luas daun, dan juga analisis biaya pemupukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk CRF 15-15-6-4+TE memberikan pengaruh terhadap petumbuhan vegetatif bibit main nursery kelapa sawit. Perlakuan C5 dengan dosis pupuk CRF 52,5 gram/bibit memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman (42,13 cm), diameter batang (2,56 cm) serta kehijauan daun (55,88 unit SPAD). Pupuk CRF dengan dosis lebih rendah serta sekali aplikasi selama periode pembibitan utama dapat menghemat biaya pemupukan sebesar 9% jika dibandingkan dengan pengaplikasian pupuk NPK konvensional.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101003
dc.subjectPemupukanen_US
dc.subjectPupuk Controlled Release Fertilizeren_US
dc.subjectBibit Kelapa Sawiten_US
dc.titlePENGARUH APLIKASI PUPUK CONTROLLED RELEASE FERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAIN NURSERY KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record