Show simple item record

dc.contributor.advisorDr. Guntoro , Aulia Juanda Djs
dc.contributor.authorNurmansyah, Dimas
dc.date.accessioned2026-01-07T02:13:39Z
dc.date.available2026-01-07T02:13:39Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/283
dc.description.abstractehadiran gulma dapat menyebabkan terjadinya kompetisi dengan tanaman utama dalam memperebutkan unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang mengakibatkan penurunan hasil produktivitas. Penggunaan asam cuka dinilai menjadi alternatif pengganti herbisida yang beredar dipasaran karena bersifat organik. Penelitian ini dilakukan di Kebun Praktek Kampus ITSI Medan. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial. Parameter yang diamati adalah tingkat keracunan dan tingkat kematian gulma. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa asam cuka dengan campuran detergen efektif dalam mengendalikan gulma teki ladang (Cyperus rotundus L). Dosis yang tepat dalam mengendalikan gulma ini adalah asam cuka 40 ml/l air dan 40 gram detergen.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1801131
dc.subjectPotensien_US
dc.subjectAsam Cukaen_US
dc.subjectCyperus rotundus Len_US
dc.subjectDetergenen_US
dc.titleUJI POTENSI ASAM CUKA DENGAN CAMPURANDETERGEN TERHADAP TINGKAT KEMATIAN GULMA TEKI LADANG (Cyperus rotundus L)en_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record