| dc.description.abstract | Porang termasuk dalam family Araceae, yaitu jenis tanaman umbi-umbian yang mampu
hidup di berbagai jenis dan kondisi tanah. Tanaman porang tidak harus mendapatkan sinar
matahari langsung sehingga tanaman ini mudah untuk ditemukan di sela-sela tanaman hutan,
perkebunan atau lahan penduduk. Pada saat pandemi Covid-19 melanda, tanaman porang ini
sangat cocok di budidayakan sebagai sumber penghasilan tambahan oleh para petani atau pun
masyarakat yang memiliki lahan perkebunan sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang
di alami sehingga dapat menambah pendapatan dari hasil budidaya porang. Mengingat
tanaman porang adalah tanaman yang tidak sulit dalam budidaya nya dan harga jual yang
cukup tinggi yaitu mencapai Rp.10.000 – 13.000/kg, tanaman porang ini sangat
direkomendasikan sebagai solusi dari permasalahan ekonomi petani maupun masyarakat.
Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman porang
antara perlakuan olah tanah dan tanpa olah tanah. Penelitian ini dilakukan di areal kebun
PPKS pulau Maria. Waktu penelitian direncanakan bulan Juli 2021 hingga Januari 2022.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Uji T, uji T bertujuan untuk memperkirakan
perbebedaan sebenarnya antara rata-rata dua kelompok dengan menggunakan rasio perbedaan rata-rata dari kedua kelompok tersebut.
Berdasarkan data hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan Perlakuan Olah Tanah pada
tanaman porang memberikan hasil yang tidak nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun
dalam 6 bulan. Ini menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara olah tanah dan
tanpa olah tanah. Perlakuan olah tanah tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuan tanaman porang mulai dari tinggi tanaman, jumlah helai daun dan berat umbi porang. Pengaruh tanpa olah tanah terhadap tinnggi, jumlah helai daun dan berat umbi porang hanya memberikan pengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan, namun pada olah tanah memberikan pengaruh yang cukup baik terhadap tinggi, jumlah helai daun dan berat umbi porang. | en_US |