| dc.description.abstract | Dalam budidaya tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq), gangguan hama
dan penyakit pada tanaman kelapa sawit merupakan masalah penting yang
terdapat di perkebunan kelapa sawit, keberadaannya dapat menimbulkan
kerusakan tanaman dan menurunkan produksi. Salah satu hama yang sering
menjadi ancaman terhadap perkebunan kelapa sawit yaitu hama ulat api
(S.asigna).
Dengan membuat insektisida nabati yang dilakukan dengan proses maserasi,
selanjutnya uji konsentrasi ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix) terhadap
hama ulat api (Setothosea asigna) dapat menekan perkembangan hama ulat api
(Setothosea asigna). Penelitian ini dilakukan di Lahan Areal Percobaan Institut
Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan yang berlangsung dari bulan Maret
hingga Juli 2022. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok
(RAK) non faktorial dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan, P0 (kontrol)
menggunakan bahan aktif deltametrin, P1 menggunakan ekstrak daun jeruk purut
yaitu 10%, P2 yaitu 20%, P3 yaitu 30%, dan P4 yaitu 40%.
Hasil penelitian menunjukkan pada 1 – 5 hari setelah aplikasi bahwa ekstrak daun
jeruk purut (Citrus hystrix) di berbagai konsentrasi dan perlakuan memberikan
pengaruh nyata, efektif dan efisien terhadap mortalitas ulat api (Setothosea
asigna) pada perlakuan P4 (40%) yang mampu mendekati tingkat mortalitas P0
dengan (Bahan aktif deltametrin). | en_US |