Show simple item record

dc.contributor.advisorSri Murti Tarigan, Eka Bobby Febrianto
dc.contributor.authorWahyudi, Riski
dc.date.accessioned2026-01-07T08:22:09Z
dc.date.available2026-01-07T08:22:09Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/323
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria kematangan TBS (Tandan Buah Segar) yang sesuai dengan umur tanaman yang diamati dengan memperhatikan korelasi antara kriteria matang dengan jumlah berondolan setelah diegrek, persentase berondolan, waktu kutip berondolan dan losses berondolan. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 Desember 2023 – 20 Januari 2024 di Kebun PT.PD Paja Pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAK (Rancangan Acak Kelompok ) Faktorial. Klaster panen berpengaruh sangat nyata terhadap berondolan sesudah diegrek. Kemudian berpengaruh nyata terhadap berat berondolan, berat tandan, dan persentase berondolan. Dan perpengaruh sangat nyata terhadap terhadap waktu kutip berondolan, serta berpengaruh nyata terhadap jumlah berondolan tinggal. Sedangkan untuk umur tanaman berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah berondolan setelah diegrek, kemudian berpengaruh sangat nyata terhadap berat berondolan, dan berpengaruh sangat nyata terhadap waktu kutip berondolan. Korelasi klaster panen sebelum diegrek terhadap jumlah berondolan setelah diegrek, persentase berondolan, waktu kutip berondolan dan potensi losses hubungan yang sangat kuat. Semakin tinggi klaster panen dan umur tanaman maka semakin tinggi jumlah berondolan setelah diegrek, persentase berondolan, waktu kutip berondolan dan potensi losses berondolan.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2001021
dc.subjectKlasteren_US
dc.titleANALISIS PENERAPAN KRITERIA KEMATANGAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA UMUR TANAMAN BERBEDAen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record