| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status kesuburan tanah pada kebun sawit rakyat di Desa Kandangan dengan fokus pada aspek biologi tanah. Penelitian dilakukan dengan metode survey. Dilakukan pengambilan pada 10 plot tanah dengan metode grid sampling dan luas plot mulai 2 ha dengan kedalaman tanah 0-20 cm, mencakup tanaman kelapa sawit berumur 1 hingga 25 tahun. Parameter yang dianalisis meliputi C-Organik dengan metode Walkley dan Black, N-Total dengan metode Kjeldahl, jumlah populasi mikroba dengan metode Plate Count, dan respirasi tanah dengan metode inkubasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan sifat biologi tanah pada tanah kebun sawit rakyat di Desa Kandangan bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa hasil untuk C-Organik berkisar antara 0,0238% ± 3,744%, N-Total berkisar antara 0,0956% ± 2,2300%, jumlah populasi mikroba berkisar antara 1,77 x 106 CFU/ml ± 5,02 x 106 CFU/ml, dan respirasi tanah berkisar antara 0,171 mgCO/hari ± 2,228 mgCO/hari. Hasil menunjukkan bahwa jumlah gulma yang banyak dapat meningkatkan bahan organik tanah tetapi perlu dilakukan pemantauan dan pengendalian gulma untuk manajemen kebun sawit yang berkelanjutan. Pada lahan sawit di Desa Kandangan terdapat vegetasi selain tanaman kelapa sawit seperti ubi kayu, rumput ganda rusa (Asystasia intrusa), rumput belulang (Eleusine indica), babadotan (Ageratum conyzoides), gulma berkayu (Clidemia hirta), Commelina diffusa, bayam duri (Amaranthus spinosus), anting-anting (Acalypha indica L.) dan rumput teki (Cyperus rotundus). Oleh karena itu, pengelolaan gulma yang efektif dan penanaman penutup tanah di perkebunan kelapa sawit sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kandungan sifat biologi tanah dan kesehatan tanah secara keseluruhan. | en_US |