| dc.description.abstract | Penelitian ini dilaksanakan di Afdeling IV Unit Berangir PTPN IV Regional II pada bulan Mei s/d Juni 2024. Metode penelitian menggunakan Analisis deskriptif kuantitatif yaitu mengumpulkan data sekunder dari lokasi penelitian. Penelitian ini mengkaji perbandingan antara realisasi dan taksasi produksi dan mengidentifikasi kesenjangan dari kedua data tersebut. Tahapan penelitian ini adalah menganalisa kesenjangan, penentuan akar masalah dan penyusunan Problem Identification and Corrective Action.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka terdapat kesenjangan Blok Y mencapai -13,5%, kesenjangan Blok AA mencapai -12,8%, kesenjangan Blok AE mencapai -11% kesenjangan Blok E mencapai -10,8% dan Blok AY mencapai -9,5%. Sedangakan rata-rata 5 tahun terakhir kesenjangan terendah adalah pada Blok D, AD, H, AC dan AX. Dimana kesenjangan Blok D mencapai -0,3%, kesenjangan Blok AD mencapai -0,3%, kesenjangan Blok H mencapai -0,6%, kesenjangan Blok AC mencapai -0,6% dan kesenjangan Blok AX mencapai -1,4%. Rata-rata kesenjangan produksi yang paling tinggi terjadi di beberapa Blok, dimana kesenjangan tertinggi pada tahun 2023 berada pada Blok Y, AY, E dan F. Kesenjangan produksi mencapai 26% dan kesenjangan terjadi sejak tahun 2019, 2020, dan 2023. Faktor penyebab terjadinya kesenjangan adalah Faktor Teknis Budidaya, Faktor Lingkungan dan Faktor Serangan Hama dan Penyakit Penyebab terjadinya kesenjangan adalah adanya jumlah SPH yang tidak optimal, SPH yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan beberapa pokok mengalami etiolasi, terjadinya serangan hama dan tingginya buah restan. | en_US |