Show simple item record

dc.contributor.advisorMegawati Siahaan, Saroha Manurung
dc.contributor.authorBolkiah, Ahmad Hassanal
dc.date.accessioned2026-01-12T07:39:30Z
dc.date.available2026-01-12T07:39:30Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/351
dc.description.abstractPenelitian dilaksanakan di Divisi II Kebun Tanjung Keliling, PT. Langkat Nusantara Kepong, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada bulan Mei hingga Juli 2024. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan data primer dan sekunder yang dikumpulkan di lapangan mengenai aktivitas panen dalam sistem ancak tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengangkutan TBS dari pasar pikul ke TPH melibatkan pemanenan, pengangkutan menggunakan becak motor, dan pemindahan ke TPH untuk proses lebih lanjut. Pemanen yang menggunakan becak motor memiliki hak untuk mendapatkan alat transportasi yang layak dan akses jalan yang memadai, serta berkewajiban mengangkut TBS ke TPH sesuai prosedur yang ditetapkan. Penggunaan becak motor terbukti sangat efektif, dengan durasi pengangkutan rata-rata 0,34–0,36 menit per TBS dan kapasitas angkut hingga 50,45kg per menit, dengan biaya angkut adalah untuk bensin betor rata-rata 2 liter per hari panen di kisaran biaya Rp.20.000,-. Keunggulan betor terletak pada efektivitas waktu, kapasitas angkut, dan pengurangan beban kerja manual, meskipun memiliki keterbatasan pada biaya operasional, medan tertentu, dan ketergantungan pada kondisi mesin.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901156
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.titleANALISA PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KE TPH DENGAN BECAK MOTOR DI PT. LANGKAT NUSANTARA KEPONG KEBUN TANJUNG KELILINGen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record