Show simple item record

dc.contributor.advisorMuhammad Yusuf Dibisono, Sri Wahyuna Saragih
dc.contributor.authorAnggriawan, Dedek Hadi
dc.date.accessioned2025-12-16T07:51:11Z
dc.date.available2025-12-16T07:51:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/55
dc.description.abstractGulma merupakan hal terpenting dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit, gulma senduduk bulu (Clidemia hirta) adalah gulma yang sangat berbahaya dan memiliki kemampuan sangat kuat dalam menyerap unsur hara dari dalam tanah sehingga dapat lebih cepat menyebar dan mengganggu pertumbuhan pada tanaman utama. Selain itu, gulma senduduk bulu (Clidemia hirta) termasuk gulma yang paling mendominasi dalam perkebunan kelapa sawit, pada areal lahan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi campuran herbisida glifosate dan fermentasi air kelapa yang paling efektif untuk mengendalikan gulma senduduk bulu (Clidemia hirta). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, parameternya untuk mengetahui tingkat keracunan pada gulma secara visual seminggu sekali, selama 30 hari setelah aplikasi dengan scoring atau taksiran persentase. Hasil penelitian bahwa konsentrasi campuran Herbisida Glifosate 50 ml dan Fermentasi Air Kelapa 400 ml + 14 L air (0,3%), diketahui hasil tingkat kematian gulma senduduk bulu (Clidemia hirta) dengan nilai kematian 78,18%.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101037
dc.subjectFermentasi Air Kelapaen_US
dc.subjectlidemia hirtaen_US
dc.subjectGlifosateen_US
dc.titlePERANAN HERBISIDA GLIFOSATE DAN FERMENTASI AIR KELAPA DALAM MENGENDALIKAN GULMA SENDUDUK BULU (Clidemia hirta) DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYATen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record