| dc.description.abstract | Kumbang Tanduk (Orycte rhinoceros) merupakan salah satu hama yang paling penting pada tanaman kelapa sawit baik ditinjau dalam hal kemampuan merusak, sebaran luas, dan jumlah populasi sepanjang tahun yang umum dikenal oleh petani kelapa sawit. Serangan O. rhinoceros pada tanaman kelapa sawit dapat memberikan dampak penurunan hasil sebesar 60% pada saat panen dan kematian sebesar 25% pada tanaman belum menghasilkan (TBM)
Penelitian ini dilakukan di Afdeling IV Kebun Bukit Lima PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II yang berlokasi dí Parbutaran, Kec. Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera utara. Waktu penelitian dimulai pada Februari sampai dengan April 2024. Penelitian íni bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengendalian hama kumbang tanduk (O. rhinoceros) dengan menggunakan metode orynet trap dengan ketinggian yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial dengan 3 taraf perlakuan dan 8 ulangan. Taraf perlakuan yaitu Pl (2m), P2 (2.5m), P3 (3m) dan 8 ulangan sehingga diperoleh 24 satuan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan penggunaan perangkap jaring (orynet trap) efektif pada ketinggian 3 meter dalam menangkap O. rhinoceros dibandingkan dengan dua perlakuan lainnya. Jumlah hasil O. rhinoceros yang terperangkap pada ketinggian 3 meter sejumlah 148 ekor. | en_US |