| dc.description.abstract | Keberhasilan panen di perusahaan dapat tercapai dengan dilakukan perencanaan panen yang baik, pelaksanaan panen sesuai kriteria yang ditetapkan perusahaan, dan biaya panen yang efisien. Yang dimaksud dengan biaya panen adalah biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan panen. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan panen kelapa sawit terdiri atas biaya peralatan panen, biaya pengangkutan, dan biaya tenaga kerja panen.
Penelitian ini dilaksanakan di Afdeling II Kebun Adolina PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 sampai Juni 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; a) biaya pemanenan TBS tahun 2021 terdiri dari; biaya tenaga kerja sejumlah Rp. 1.354.740.839, biaya perlatan sejumlah Rp. 44.592.950 dan biaya pengangkutan TBS sejumlah Rp. 892.549.244. Sehingga total biaya pemanenan sejumlah Rp. 2.291.883.033 dan biaya produksi Rp/Kg yaitu Rp. 130,45. b) Biaya pemanenan TBS tahun 2022 terdiri dari; biaya tenaga kerja sejumlah Rp. 1.260.403.946, biaya perlatan sejumlah Rp. 113.043.950 dan biaya pengangkutan TBS sejumlah Rp. 958.644.847. Sehingga total biaya pemanenan sejumlah Rp. 2.332.092.743 dan biaya produksi Rp/Kg yaitu Rp. 137,39. c) Biaya pemanenan TBS tahun 2023 terdiri dari; biaya tenaga kerja sejumlah Rp. 1.354.740.839, biaya perlatan sejumlah Rp. 117.600.000 dan biaya pengangkutan TBS sejumlah Rp. 1.156.105.767. Sehingga total biaya pemanenan sejumlah Rp. 2.628.446.606 dan biaya produksi Rp/Kg yaitu Rp. 154,13. | en_US |