IDENTIFIKASI GULMA DOMINAN PADA MASA (TM) Tanaman Menghasilkan PADA AREAL LAHAN GAMBUT DI KEBUN PT. PISP 2 KEBUN SEI ROKAN KABUPATEN ROKAN HULU, RIAU.
Date
2025Author
Sinaga, Muhammad Maulana
Pembimbing
Sulthon Parinduri, Makhrani Sari Ginting
Metadata
Show full item recordAbstract
Kerugian yang diakibatkan oleh gulma tidak terlihat secara langsung. Kompetensi
yang diakibatkan oleh gulma dapat terjadi di atas permukaan tanah, kompetisinya
dapat berupa memperebutkan ruang tumbuh, cahaya, oksigen, sebagai inang hama
dan penyakit, dan menghasilkan senyawa alelopati serta di dalam tanah
kompetisinya dalam merebutkan unsur hara dan air. Beberapa faktor yang
menyebabkan timbulnya kerugian akibat dari persaingan antara tanaman kelapa
sawit dan gulma antara lain pertumbuhan terhambat sehingga waktu mulai
produksi lebih lama dan terjadi penurunan kualitas produksi tanaman.
Penelitian ini menggunakan metode random sampling . Menurut Sugiyono (2012),
random sampling merupakan metode yang digunakan untuk memilih sampel
secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama
besar untuk diambil sebagai sampel. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi
langsung ke lapangan dengan 15 titik sampel. Dalam penentuan titik dapat
dilakukan dengan cara metode diagonal yaitu penempatan titik pengamatan di
sepanjang dua garis diagonal yang membentang membentuk pola silang.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari s.d. April tahun 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma yang paling dominan di temukan di
blok I65 di areal lahan gambut ialah gulma Lophatherum gracile dengan
kerapatan 10,16 , kerapatan relatif 9% , frekuensi 0,56, frekuensi relatif 18% dan
INP sebesar 27%.
