PENGARUH USIA DAN PENGALAMAN KERJA PEMANEN TERHADAP PRESTASI PANEN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI KEBUN PULAU MANDI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL I
Abstract
Pengukuran kinerja panen kelapa sawit di lapangan penting dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana pencapaian prestasi kerja yang telah diraih. Mengetahui
faktor-faktor yang memengaruhi kinerja sangat diperlukan karena menjadi dasar
dalam merumuskan kebijakan perusahaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh usia dan pengalaman kerja terhadap kinerja panen
kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Afdeling I dan II, Kebun Pulau Mandi, PT
Perkebunan Nusantara IV.
Penelitian ini dilaksanakan dikebun Pulau Mandi PT Perkebunan Nusantara IV
pada Afdeling I dan II. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari 2025.
Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif, di mana data yang
dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik statistik. Populasi dalam penelitian
ini terdiri dari 30 karyawan bagian panen yang dijadikan sampel. Pengambilan
sampel dilakukan dengan metode quota purposive sampling, yakni peneliti secara
sengaja memilih individu dalam populasi yang dianggap relevan dan mampu
memberikan informasi sesuai dengan kriteria atau karakteristik utama dari
populasi tersebut. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas,
serta uji anova. Seluruh proses pengolahan data dilakukan menggunakan
perangkat lunak SPSS versi 20.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa usia dan pengalaman kerja tidak
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi panen kelapa sawit (Elaeis
guineensis Jacq) di Afdeling I dan II Kebun Pulau Mandi PT Perkebunan
Nusantara IV. Hal ini tercermin dari nilai signifikansi yang diperoleh, yaitu 0.044
untuk usia dan 0.040 untuk pengalaman kerja, yang menunjukkan bahwa
keduanya tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja panen kelapa sawit.
