| dc.description.abstract | Ulat pemakan daun kelapa sawit yang terdiri dari ulat api, ulat kantung dan ulat bulu
merupakan hama yang paling sering menyerang kelapa sawit untuk beberapa daerah
tertentu, ulat api dan ulat kantung sudah menjadi endemik sehingga sangat sulit
dikendalikan. Predator Eocanthecona furcellata merupakan predator yarng sangat berguna
bagi pengendalian hama ulat api di perkebunan kelapa sawit. Kemampuannya dalam
memangsa ulat api dilapangan, serta siklus hidupnya yang sigkat dan kemampuannya
reproduksi yang tinggi membuat predator ini sangat potensial untuk diaplikasikan dalam
pengendalian larva Setothosea asigna. Selain itu, pengendalian dengan menggunakan
predator ini dapat berlangsung secara berkesinam bungan atau terus menerus di alam.
Penelian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan nimfa Eocanthecona furcellata
instar 2 – 5 dalam mengendalikan hama ulat api (Setothosea asigna).
Penelitian dilaksanakan di Dusun Lima Batu Lima Kelurahan Tanjung Lenggang,
Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pada bulan februari
2025 selama 8 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non
faktorial dengan 5 pelakuan dan 5 ulangan. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik
ragam dan dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat nyata pada tingkat
mortalitas larva. Perlakuan E4 (predator ninfa ke-5) mempunyai tingkat kematian tertinggi
(96,00 %) dibandingkan dengan perlakuan lainnya yaitu E3 (80,00%) (predator nimfa ke4),
E2 (68,00%) (predator nimfa ke-3), dan E1 (28,00%) (predator nimfa ke-2) dan E0 (0%) sebagai kontrol. | en_US |