• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KEMAMPUAN PREDATOR Eocanthecona furcellata Wolff DALAM MENGENDALIKAN HAMA ULAT API Setothosea asigna Van Eecke

    Thumbnail
    View/Open
    Sukmana Hakiki Nazili BDP_sudah.pdf (1.846Mb)
    Date
    2025
    Author
    Nazili, Sukmana Hakki
    Pembimbing
    Nurliana, Makhrani Sari Ginting
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ulat pemakan daun kelapa sawit yang terdiri dari ulat api, ulat kantung dan ulat bulu merupakan hama yang paling sering menyerang kelapa sawit untuk beberapa daerah tertentu, ulat api dan ulat kantung sudah menjadi endemik sehingga sangat sulit dikendalikan. Predator Eocanthecona furcellata merupakan predator yarng sangat berguna bagi pengendalian hama ulat api di perkebunan kelapa sawit. Kemampuannya dalam memangsa ulat api dilapangan, serta siklus hidupnya yang sigkat dan kemampuannya reproduksi yang tinggi membuat predator ini sangat potensial untuk diaplikasikan dalam pengendalian larva Setothosea asigna. Selain itu, pengendalian dengan menggunakan predator ini dapat berlangsung secara berkesinam bungan atau terus menerus di alam. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan nimfa Eocanthecona furcellata instar 2 – 5 dalam mengendalikan hama ulat api (Setothosea asigna). Penelitian dilaksanakan di Dusun Lima Batu Lima Kelurahan Tanjung Lenggang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Pada bulan februari 2025 selama 8 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 5 pelakuan dan 5 ulangan. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat nyata pada tingkat mortalitas larva. Perlakuan E4 (predator ninfa ke-5) mempunyai tingkat kematian tertinggi (96,00 %) dibandingkan dengan perlakuan lainnya yaitu E3 (80,00%) (predator nimfa ke4), E2 (68,00%) (predator nimfa ke-3), dan E1 (28,00%) (predator nimfa ke-2) dan E0 (0%) sebagai kontrol.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/148
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI