Show simple item record

dc.contributor.authorArdiansyah, Teguh
dc.date.accessioned2025-12-22T03:33:41Z
dc.date.available2025-12-22T03:33:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/149
dc.description.abstractSerangan hama merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan hasil produksi kelapa sawit, terutama oleh Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS). Pengendalian hayati menjadi alternatif yang potensial, salah satunya dengan memanfaatkan predator alami seperti Sycanus sp. Predator ini aktif memangsa larva UPDKS, mudah dikembangbiakkan, dan memiliki siklus hidup yang panjang, sehingga berperan penting dalam menekan populasi hama serta menjaga keseimbangan ekosistem di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pakan mana yang sesuai dalam pertumbuhan ukuran Sycanus sp, untuk mengetahui pakan mana yang sesuai dalam perhitungan waktu perkembangan Sycanus sp tiap instarnya, dan untuk mengetahui pakan mana yang sesuai untuk kelulusan hidup Sycanus sp. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Institut Teknologi Sawit Indonesia sejak 15 April s/d 28 Juni 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analisis Uji Anova terhadap parameter perlakuan panjang Sycanus sp, perlakuan waktu perkembangan Sycanus sp, dan perlakuan Survival Rate Sycanus sp. Dalam perhitungan panjang menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan perlakuan F2 (ulat hongkong) secara konsisten menghasilkan ukuran panjang tubuh tertinggi dari instar 2 hingga imago. Dalam perhitungan waktu perkembangan menunjukkan bahwa perlakuan F2 (ulat hongkong) memiliki durasi perkembangan paling singkat dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pakan ulat hongkong merupakan jenis pakan yang paling efektif dalam mempercepat laju perkembangan larva dalam penelitian ini. Dalam perhitungan survival rate menunjukkan bahwa perlakuan F1 (ulat maggot) dan perlakuan F2 (ulat hongkong) mendapatkan hasil tingkat bertahan hidup yang tinggi dibanding dengan perlakuan F3 dan F4. Perlakuan F1 dan F2 juga mendapatkan hasil mortalitas yang rendah.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101159
dc.subjectSycanus spen_US
dc.subjectPakanen_US
dc.subjectEfektivitasen_US
dc.subjectPertumbuhanen_US
dc.subjectPerkembanganen_US
dc.titlePENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Sycanus spen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record