• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Sycanus sp

    Thumbnail
    View/Open
    Teguh Ardiansyah BDP_sudah.pdf (3.890Mb)
    Date
    2025
    Author
    Ardiansyah, Teguh
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Serangan hama merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan hasil produksi kelapa sawit, terutama oleh Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS). Pengendalian hayati menjadi alternatif yang potensial, salah satunya dengan memanfaatkan predator alami seperti Sycanus sp. Predator ini aktif memangsa larva UPDKS, mudah dikembangbiakkan, dan memiliki siklus hidup yang panjang, sehingga berperan penting dalam menekan populasi hama serta menjaga keseimbangan ekosistem di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pakan mana yang sesuai dalam pertumbuhan ukuran Sycanus sp, untuk mengetahui pakan mana yang sesuai dalam perhitungan waktu perkembangan Sycanus sp tiap instarnya, dan untuk mengetahui pakan mana yang sesuai untuk kelulusan hidup Sycanus sp. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Institut Teknologi Sawit Indonesia sejak 15 April s/d 28 Juni 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analisis Uji Anova terhadap parameter perlakuan panjang Sycanus sp, perlakuan waktu perkembangan Sycanus sp, dan perlakuan Survival Rate Sycanus sp. Dalam perhitungan panjang menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan perlakuan F2 (ulat hongkong) secara konsisten menghasilkan ukuran panjang tubuh tertinggi dari instar 2 hingga imago. Dalam perhitungan waktu perkembangan menunjukkan bahwa perlakuan F2 (ulat hongkong) memiliki durasi perkembangan paling singkat dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pakan ulat hongkong merupakan jenis pakan yang paling efektif dalam mempercepat laju perkembangan larva dalam penelitian ini. Dalam perhitungan survival rate menunjukkan bahwa perlakuan F1 (ulat maggot) dan perlakuan F2 (ulat hongkong) mendapatkan hasil tingkat bertahan hidup yang tinggi dibanding dengan perlakuan F3 dan F4. Perlakuan F1 dan F2 juga mendapatkan hasil mortalitas yang rendah.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/149
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI