PENERAPAN BEST MANAGEMENT PRACTICE PADA KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN DELI TUA, KABUPATEN DELI SERDANG
Date
2025Author
Pratama, Teguh Reza
Pembimbing
Aulia Juanda Djaingsastro, Maisarah
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang berperan penting
sebagai sumber minyak nabati, pendapatan petani, penyedia lapangan kerja, serta
pendorong industri hilir. Pengelolaannya melibatkan masyarakat dan perusahaan
besar dengan metode berbeda, sehingga untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas
produksi, diterapkan Best Management Practice (BMP) sebagai teknik efektif dan
efisien yang ramah lingkungan. Penelitian ini mengkaji penerapan BMP oleh
masyarakat di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, yang tetap mengikuti
prosedur kerja meskipun dengan keterbatasan alat dan bahan. Lokasi ini dipilih
karena dikelilingi perusahaan besar, sehingga menarik untuk diteliti apakah budaya
kerja perusahaan-perusahaan tersebut memengaruhi pengelolaan kebun sawit
rakyat di sekitarnya.
Penelitian dilaksanakan di Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Kecamatan Deli Tua,
Kabupaten Deli Serdang Januari-Maret 2025. Hasil penelitian, kebun rakyat milik
Edy Situmorang menerapkan standar operasional PT Perkebunan Nusantara IV
sebesar 47,8%, dengan penerapan tertinggi pada aspek manajemen pemeliharaan
sebesar 57,1% dari tiga SOP yang dianalisis (produksi, pemeliharaan, dan
pemupukan). Namun, komponen analisa daun dan tanah sama sekali tidak
dilaksanakan. Selain itu, budaya kerja perusahaan perkebunan besar, baik swasta
maupun negara, turut memengaruhi kebun rakyat di sekitarnya, karena masyarakat
menganggap teknis yang diterapkan perusahaan besar sebagai cara terbaik untuk
mencapai hasil produksi yang optimal.
