Show simple item record

dc.contributor.advisorAulia Juanda Djaingsastro, Hasanal Fachri S. Simbolon
dc.contributor.authorPhentali, Tiara
dc.date.accessioned2025-12-22T03:37:56Z
dc.date.available2025-12-22T03:37:56Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/151
dc.description.abstractKelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas strategis bagi perekonomian Indonesia, terutama sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar dunia. Efisiensi biaya produksi, khususnya dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) Tandan Buah Segar (TBS), menjadi kunci daya saing industri ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur biaya dan menghitung HPP TBS di PT. Satria Manunggal Sejahtera, Kalimantan Barat, menggunakan pendekatan full costing serta mengidentifikasi kontribusi masing-masing komponen biaya terhadap total produksi. Metode yang digunakan adalah full costing, yakni pendekatan penghitungan biaya secara menyeluruh dengan memperhitungkan seluruh biaya langsung dan tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan manajemen perusahaan tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama satu tahun mencapai Rp 48.504.642.000 dengan total produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 24.039.000 kilogram. Berdasarkan perhitungan, Harga Pokok Produksi (HPP) ratarata adalah sebesar Rp 2.017,74 per kilogram. Analisis struktur biaya mengungkapkan bahwa komponen biaya tidak langsung (overhead) memberikan kontribusi terbesar terhadap HPP, yaitu sebesar Rp 1.351,21 per kilogram atau 66,97% dari total biaya produksi. Selanjutnya, biaya panen (harvesting) memberikan kontribusi sebesar Rp 334,15 per kilogram (16,56%), diikuti oleh biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan (mature upkeep) sebesar Rp 332,38 per kilogram (16,47%). Faktor-faktor utama yang memengaruhi besaran HPP meliputi efisiensi tenaga kerja, produktivitas lahan, harga input seperti pupuk dan bahan bakar, serta manajemen operasional. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengendalian biaya, optimalisasi penggunaan input produksi, dan peningkatan produktivitas sebagai langkah untuk menjaga efisiensi dan memperkuat daya saing perusahaan dalam industri kelapa sawit.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101026
dc.subjectHarga Pokok Produksien_US
dc.subjectTandan Buah Segar (TBS)en_US
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.subjectFull Costingen_US
dc.titleANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DI PT. SATRIA MANUNGGAL SEJAHTERAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record