• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DI PT. SATRIA MANUNGGAL SEJAHTERA

    Thumbnail
    View/Open
    Tiara Penthali BDP_sudah.pdf (2.404Mb)
    Date
    2025
    Author
    Phentali, Tiara
    Pembimbing
    Aulia Juanda Djaingsastro, Hasanal Fachri S. Simbolon
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas strategis bagi perekonomian Indonesia, terutama sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar dunia. Efisiensi biaya produksi, khususnya dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) Tandan Buah Segar (TBS), menjadi kunci daya saing industri ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur biaya dan menghitung HPP TBS di PT. Satria Manunggal Sejahtera, Kalimantan Barat, menggunakan pendekatan full costing serta mengidentifikasi kontribusi masing-masing komponen biaya terhadap total produksi. Metode yang digunakan adalah full costing, yakni pendekatan penghitungan biaya secara menyeluruh dengan memperhitungkan seluruh biaya langsung dan tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan manajemen perusahaan tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama satu tahun mencapai Rp 48.504.642.000 dengan total produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 24.039.000 kilogram. Berdasarkan perhitungan, Harga Pokok Produksi (HPP) ratarata adalah sebesar Rp 2.017,74 per kilogram. Analisis struktur biaya mengungkapkan bahwa komponen biaya tidak langsung (overhead) memberikan kontribusi terbesar terhadap HPP, yaitu sebesar Rp 1.351,21 per kilogram atau 66,97% dari total biaya produksi. Selanjutnya, biaya panen (harvesting) memberikan kontribusi sebesar Rp 334,15 per kilogram (16,56%), diikuti oleh biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan (mature upkeep) sebesar Rp 332,38 per kilogram (16,47%). Faktor-faktor utama yang memengaruhi besaran HPP meliputi efisiensi tenaga kerja, produktivitas lahan, harga input seperti pupuk dan bahan bakar, serta manajemen operasional. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengendalian biaya, optimalisasi penggunaan input produksi, dan peningkatan produktivitas sebagai langkah untuk menjaga efisiensi dan memperkuat daya saing perusahaan dalam industri kelapa sawit.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/151
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI