Show simple item record

dc.contributor.advisorAulia Juanda Djaingsastro, Marzuti Isra
dc.contributor.advisor
dc.contributor.advisor
dc.contributor.authorKemal, Yusuf
dc.date.accessioned2025-12-22T04:23:57Z
dc.date.available2025-12-22T04:23:57Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/159
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah pelepah kelapa sawit di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu solusi potensial adalah mengolahnya menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi arang dan perekat terhadap nilai kalor briket arang dari pelepah kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sikebau Jaya (Riau) serta pengujian dilakukan di Laboratorium ITSI Medan dan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, selama Maret–Juni 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan tiga perlakuan komposisi: K1 (70% arang : 30% perekat), K2 (75% : 25%), dan K3 (80% : 20%), masing-masing tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa Komposisi arang dan perekat terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai kalor briket arang dari pelepah kelapa sawit. Semakin tinggi persentase arang dalam campuran, semakin tinggi pula nilai kalor yang dihasilkan. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbon tetap (fixed carbon) yang lebih tinggi pada arang, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan energi pembakaran. Sebaliknya, peningkatan proporsi perekat seperti tepung tapioka cenderung menurunkan nilai kalor karena memiliki kandungan energi yang lebih rendah serta dapat meningkatkan kadar air dan abu pada briket. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan K3 dengan komposisi 80% arang dan 20% perekat, yang menghasilkan nilai kalor tertinggi sebesar 5761,24 Kal/g dan telah melampaui standar mutu berdasarkan SNI. Dengan demikian, formulasi briket dengan komposisi arang yang lebih tinggi dinilai paling efektif dalam meningkatkan kualitas termal dan efisiensi pembakaran briket dari limbah pelepah kelapa sawit.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101028
dc.subjectBriket Arangen_US
dc.subjectNilai Kaloren_US
dc.subjectPelepah Kelapa Sawiten_US
dc.subjectTapiokaen_US
dc.subjectBiomassaen_US
dc.titlePENGARUH KOMPOSISI ARANG DAN PEREKAT TERHADAP NILAI KALOR BRIKET ARANG DARI PELEPAH KELAPA SAWITen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record