• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH KOMPOSISI ARANG DAN PEREKAT TERHADAP NILAI KALOR BRIKET ARANG DARI PELEPAH KELAPA SAWIT

    Thumbnail
    View/Open
    Yusuf Kemal BDP_sudah.pdf (3.511Mb)
    Date
    2025
    Author
    Kemal, Yusuf
    Pembimbing
    Aulia Juanda Djaingsastro, Marzuti Isra, ,
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah pelepah kelapa sawit di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu solusi potensial adalah mengolahnya menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi arang dan perekat terhadap nilai kalor briket arang dari pelepah kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sikebau Jaya (Riau) serta pengujian dilakukan di Laboratorium ITSI Medan dan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, selama Maret–Juni 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan tiga perlakuan komposisi: K1 (70% arang : 30% perekat), K2 (75% : 25%), dan K3 (80% : 20%), masing-masing tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa Komposisi arang dan perekat terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai kalor briket arang dari pelepah kelapa sawit. Semakin tinggi persentase arang dalam campuran, semakin tinggi pula nilai kalor yang dihasilkan. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbon tetap (fixed carbon) yang lebih tinggi pada arang, yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan energi pembakaran. Sebaliknya, peningkatan proporsi perekat seperti tepung tapioka cenderung menurunkan nilai kalor karena memiliki kandungan energi yang lebih rendah serta dapat meningkatkan kadar air dan abu pada briket. Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan K3 dengan komposisi 80% arang dan 20% perekat, yang menghasilkan nilai kalor tertinggi sebesar 5761,24 Kal/g dan telah melampaui standar mutu berdasarkan SNI. Dengan demikian, formulasi briket dengan komposisi arang yang lebih tinggi dinilai paling efektif dalam meningkatkan kualitas termal dan efisiensi pembakaran briket dari limbah pelepah kelapa sawit.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/159
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI