| dc.description.abstract | Krisis energi global dan keterbatasan cadangan minyak bumi mendorong pencarian energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan terbarukan, salah satunya adalah biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biodiesel berbasis Crude Palm Oil (CPO) melalui proses transesterifikasi dengan katalis KOH 1%. Bahan baku yang digunakan adalah minyak goreng baru, bukan minyak jelantah, untuk menjaga kestabilan mutu biodiesel. Rasio molar metanol terhadap minyak divariasikan pada 1:6 dan 1:9, dengan perlakuan jumlah pencucian biodiesel sebanyak 3 hingga 6 kali. Proses dimulai dari pembuatan larutan metoksida, transesterifikasi, pemisahan gliserol, pencucian, hingga pengeringan biodiesel. Karakteristik biodiesel diuji berdasarkan parameter densitas, viskositas, kadar asam lemak bebas (FFA), dan nilai cetana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biodiesel yang dihasilkan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 7182:2015), dengan nilai densitas berada pada rentang 0,860–0,890 g/mL, viskositas 2,3–5,5 mm²/s, dan kadar FFA di bawah 0,5%. Nilai cetana tertinggi diperoleh pada sampel dengan rasio metanol 1:6 dan empat kali pencucian. Dengan demikian, minyak goreng dari CPO terbukti dapat menjadi bahan baku biodiesel yang efektif dan ekonomis. Penelitian ini mendukung pengembangan energi terbarukan dari sumber daya lokal serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. | en_US |