Show simple item record

dc.contributor.authorKusuma, Nanda
dc.date.accessioned2025-12-23T05:00:39Z
dc.date.available2025-12-23T05:00:39Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/190
dc.description.abstractMesin thresher merupakan salah satu unit penting dalam proses pengolahan kelapa sawit yang berfungsi memisahkan buah dari tandannya. Kinerja mesin ini sangat bergantung pada kecukupan energi mekanik yang dihasilkan dari motor listrik tiga fasa melalui sistem transmisi V-belt. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan energi mekanik pada mesin thresher berdasarkan beban tandan buah segar (TBS) serta parameter listrik yang digunakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi langsung, pengukuran kuat arus, tegangan, dan perhitungan energi kinetik poros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar beban TBS, semakin tinggi kebutuhan arus listrik, dengan nilai maksimum mencapai 49,84 A pada tegangan 380 V dan daya motor sebesar 20 kW. Beban maksimum yang dapat diproses oleh mesin mencapai 3.324 kg dengan kebutuhan energi kinetik sebesar 72.000 kJ. Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian daya listrik terhadap beban mekanis guna mencegah inefisiensi dan kerusakan mesin.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2102018
dc.subjectThresheren_US
dc.subjectEnergi Mekaniken_US
dc.subjectMotor Listrik Tiga Fasaen_US
dc.subjectV-belten_US
dc.subjectPabrik Kelapa Sawiten_US
dc.titleKEBUTUHAN ENERGI MEKANIK UNTUK MENGGERAKKAN THRESHER DENGAN SISTEM KONVERSI ENERGI LISTRIK TIGA PHASA MELALUI V-BELT DI PABRIK KELAPA SAWITen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record