| dc.description.abstract | Mesin thresher merupakan salah satu unit penting dalam proses pengolahan
kelapa sawit yang berfungsi memisahkan buah dari tandannya. Kinerja mesin ini
sangat bergantung pada kecukupan energi mekanik yang dihasilkan dari motor
listrik tiga fasa melalui sistem transmisi V-belt. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kebutuhan energi mekanik pada mesin thresher berdasarkan beban
tandan buah segar (TBS) serta parameter listrik yang digunakan. Metode yang
digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi langsung, pengukuran
kuat arus, tegangan, dan perhitungan energi kinetik poros. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa semakin besar beban TBS, semakin tinggi kebutuhan arus
listrik, dengan nilai maksimum mencapai 49,84 A pada tegangan 380 V dan daya
motor sebesar 20 kW. Beban maksimum yang dapat diproses oleh mesin
mencapai 3.324 kg dengan kebutuhan energi kinetik sebesar 72.000 kJ. Temuan
ini menegaskan pentingnya penyesuaian daya listrik terhadap beban mekanis guna
mencegah inefisiensi dan kerusakan mesin. | en_US |