PENGARUH PUPUK ORGANIK ABU IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KELAPA SAWIT (Elaesis guineensis Jacq.) DI MAIN NURSERY
Abstract
Pupuk organik abu ikan merupakan olahan hasil perairan yang diperoleh dari
suatu proses reduksi mentah menjadi suatu produk yang ssebagian besar terdiri
dari komponen yang ada pada ikan. Pupuk organik abu ikan mengandung unsur
hara yang berguna bagi tanaman kelapa sawit sebagai pengganti pupuk anorganik
dan dapat sebagai pupuk tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian dosis Pupuk organik abu ikan terhadap pertumbuhan dan
dosis pupuk organik abu ikan terbaik untuk bertumbuhan bibit kelapa sawit di
main nursery.
Penelitian ini dilaksanakan di areal kebun praktek ITSI Medan. Waktu penelitian
Selama 4 bulan pada bulan Mei 2023 – September 2023. Penelitian ini
menggunakan rancangan RAK Non Faktorial dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan
diperoleh jumlah tanaman yang digunakan 60 polybag. Kelima perlakuan tersebut
adalah P0 = 10 gr NPK, P1 = 20 gr abu ikan, P2 = 30 gr abu ikan, P3 = 40 gr abu
ikan, P4 = 50 gr abu ikan. Analisis data dengan sidik Sidik Ragam Anova dengan
Uji Lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) Dengan taraf 5%
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian 50 gr pupuk organik abu
ikan menunjukkan pertumbuhan bibit yang lebih tinggi pertumbuhannya, dosis
pupuk organik dengan perlakuan 50 gr. Hasil penelitian ini juga menjukkan
bahwa perlakuan pemberian pupuk organik abu ikan pengaruh sangat nyata pada
parameter bobot kering tajuk, dan pengaruh nyata pada jumlah daun, diameter
batang, bobot basah akar dan pada parameter bobot basah tajuk dan bobot kering
akar pengaruh tidak nyata.
