Show simple item record

dc.contributor.authorSatria, Ujang
dc.date.accessioned2026-01-06T04:35:20Z
dc.date.available2026-01-06T04:35:20Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/246
dc.description.abstractPengendalian tikus dapat dilakukan secara biologi yaitu dengan mendatangkan predator tikus tersebut. Pengendalian tikus secara alami di perkebunan kelapa sawit dilakukan menggunakan predator burung hantu dan ular. Tyto Alba adalah salah satu jenis predator alami yang dapat mengendalikan serangan tikus secara alami dan mengurangi penggunaan rodentisida. Penelitian dilaksanakan di Kebun Greahan PT. Karya Hevea Indonesia Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2023 sampai September 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman predator alami tikus yang diterapkan di Kebun Greahan PT. Karya Hevea Indonesia terdapat beberapa sepsies predator yaitu burung elang/elang hitam (Ictinaetus malayenis), Serak jawa/burung hantu lumbung/burung hantu gudang (Tyto alba), burung bubut besar (Centropus sinensis), biawak (Varanus salvator bivittatus), ular kobra (Naza sumatrana) dan macan akar (Felis bengalensis).en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1901034
dc.subjectPredator Alamien_US
dc.subjectHama Tikusen_US
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.titleKEBERAGAMAN PREDATOR ALAMI UNTUK PENGENDALIAN HAMA TIKUS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. KARYA HEVEA INDONESIAen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record