Show simple item record

dc.contributor.authorHasibuan, Irwansyah
dc.date.accessioned2026-01-06T07:11:02Z
dc.date.available2026-01-06T07:11:02Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/252
dc.description.abstractKopi arabika (Coffea arabica L.) merupakan kopi dengan cita rasa yang paling baik dibanding jenis kopi lainnya. Ketinggian tempat yang paling ideal untuk budidaya kopi arabika adalah antara 1200 mdpl -1400 mdpl, namun kopi arabika tumbuh dan berproduksi baik pada ketinggian 900 mdpl – 1700 mdpl yang menjadi habitat yang ideal untuk budidaya kopi arabika. Bila kopi arabika ditanam di dataran rendah terutama pada ketinggian 600 – 700 mdpl, biasanya produksi dan mutunya rendah serta rentan terhadap penyakit karat daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi rasa pahit dan meningkatkan citarasa kopi wine. yakni kadar air, kadar kafein dan cita rasa kopi arabika Gayo pada ketinggian 1500 mdpl dan 1600 mdpl. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 taraf perlakuan ketinggian yaitu 1500 mdpl dan 1600 mdpl dengan ulangan sebanyak 4 kali. Kopi memiliki kandungan gula tinggi yang dapat diproses dengan cara fermentasi secara alami. Fermentasi kopi arabika ini bertujuan untuk mengurangi rasa pahit dan meningkatkan citarasa kopi yang begitu nikmat. Senyawa-senyawa kompleks pada kopi fermentasi akan meningkatkan mutu kopi. Penelitian ini menggunakan metode survey purposive sampling, yaitu cara pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu dan disesuaikan dengan ketersediaan produsen wine coffee.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1902069
dc.subjectKopi Arabikaen_US
dc.subjectWine Coffeeen_US
dc.subjectSifat Fisiko Kimiaen_US
dc.titlePENGARUH LAMA WAKTU FERMENTASI KOPI ARABICA MENGGUNAKAN METODE WINE PROSES TERHADAP SIFAT FISIKO KIMIAen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record