| dc.description.abstract | Tandan kosong kelapa sawit merupakan limbah terbesar yang dihasilkan oleh
perkebunan kelapa sawit. Jumlah tandan kosong mencapai 30-35 % dari berat
tandan buah segar pada setiap pemanenan. Limbah tandan kosong kelapa sawit
adalah limbah padat terbesar yang saat ini belum termanfaatkan. Selama ini,
tandan kosong hanya dimanfaatkan sebagai penimbun tanah atau terkadang
dijadikan pupuk kompos. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah tandan
kosong kelapa sawit menjadi produk kertas tisu dan mengetahui pengaruh
perbandingan jumlah talcum terhadap kualitas tisu berbahan dasar tandan kosong
kelapa sawit (TKKS). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang dimana terdiri dari 2 faktor yaitu
konsentrasi jumlah talcum 1%, 3%, dan 5% dengan massa pulp sebanyak 50 gr,
100 gr, dan 150 gr dengan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa konsentrasi jumlah talcum dan pulp berpengaruh sangat
nyata terhadap parameter amatan daya serap air (88,30 mm), berpengaruh tidak
nyata terhadap parameter amatan mudah hancur (52,67 detik), dan berpengaruh
tidak nyata terhadap parameter amatan gramatur (28,85 g/m²), memiliki
penampakan kertas tisu yang bersih, lembut dan tidak berlubang dan memiliki
warna kertas tisu yang tidak luntur. | en_US |