Show simple item record

dc.contributor.authorPrayitno, Aldi
dc.date.accessioned2025-12-16T04:47:07Z
dc.date.available2025-12-16T04:47:07Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/27
dc.description.abstractKelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang rentan terhadap serangan hama ulat api, yang dapat menurunkan produktivitas tanaman secara signifikan. Penggunaan pestisida kimia memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan organisme non-target, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan. Cordyceps militaris merupakan cendawan entomopatogen yang berpotensi sebagai agen hayati untuk pengendalian hama ulat api. Efektivitas jamur ini sangat dipengaruhi oleh jenis media tumbuh dalam proses perbanyakan, sehingga diperlukan penelitian untuk mengevaluasi media terbaik guna mendukung pertumbuhan dan ketersediaan Cordyceps militaris sebagai agen pengendali hayati di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media yang paling efektif dalam perbanyakan isolat jamur Cordyceps militaris. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Laras PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II dan Laboratorium Institut Teknologi Sawit Indonesia. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan yaitu mulai dari bulan November 2024 hingga April 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan lima perlakuan dan empat ulangan dengan analisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Perlakuan terdiri dari lima jenis media tumbuh, yaitu jagung pipil (M1), tandan kosong kelapa sawit (M2), dedak (M3), pelepah kelapa sawit (M4), dan serbuk batang kelapa sawit (M5). Apabila hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Parameter yang diamati meliputi morfologi makroskopis dan mikroskopis jamur Cordyceps militaris, diameter koloni pada media PDA dan masing-masing media tumbuh, serta perubahan berat media sebelum dan sesudah diinokulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Media M3 (dedak) menjadi media yang paling efektif dengan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertambahan diameter koloni Cordyceps militaris dengan diameter sebesar 4,48 cm.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;2101164
dc.subjectCordyceps militarisen_US
dc.subjectMedia Tumbuhen_US
dc.subjectAgen Hayatien_US
dc.subjectKelapa Sawiten_US
dc.titlePERBANYAKAN ISOLAT JAMUR Cordyceps militaris DENGAN BERBAGAI MEDIAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record