• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERBANYAKAN ISOLAT JAMUR Cordyceps militaris DENGAN BERBAGAI MEDIA

    Thumbnail
    View/Open
    Aldi Prayitno BDP.pdf (2.526Mb)
    Date
    2025
    Author
    Prayitno, Aldi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang rentan terhadap serangan hama ulat api, yang dapat menurunkan produktivitas tanaman secara signifikan. Penggunaan pestisida kimia memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan organisme non-target, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan. Cordyceps militaris merupakan cendawan entomopatogen yang berpotensi sebagai agen hayati untuk pengendalian hama ulat api. Efektivitas jamur ini sangat dipengaruhi oleh jenis media tumbuh dalam proses perbanyakan, sehingga diperlukan penelitian untuk mengevaluasi media terbaik guna mendukung pertumbuhan dan ketersediaan Cordyceps militaris sebagai agen pengendali hayati di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media yang paling efektif dalam perbanyakan isolat jamur Cordyceps militaris. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Laras PT. Perkebunan Nusantara IV Regional II dan Laboratorium Institut Teknologi Sawit Indonesia. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan yaitu mulai dari bulan November 2024 hingga April 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan lima perlakuan dan empat ulangan dengan analisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Perlakuan terdiri dari lima jenis media tumbuh, yaitu jagung pipil (M1), tandan kosong kelapa sawit (M2), dedak (M3), pelepah kelapa sawit (M4), dan serbuk batang kelapa sawit (M5). Apabila hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan, maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Parameter yang diamati meliputi morfologi makroskopis dan mikroskopis jamur Cordyceps militaris, diameter koloni pada media PDA dan masing-masing media tumbuh, serta perubahan berat media sebelum dan sesudah diinokulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Media M3 (dedak) menjadi media yang paling efektif dengan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertambahan diameter koloni Cordyceps militaris dengan diameter sebesar 4,48 cm.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/27
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI