• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGGUNAAN METODE HATCH AND CARRY DALAM MENINGKATKAN POPULASI SERANGGA PENYERBUK Elaeidobius kamerunicus DI KEBUN RAMBUNG SIALANG PT. PP LONDON SUMATERA TBK

    Thumbnail
    View/Open
    Aldrisyah BDP.pdf (2.133Mb)
    Date
    2025
    Author
    Aldrisya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berfokus pada efektivitas Hatch and Carry, dalam meningkatkan populasi dan agresivitas serangga penyerbuk utama kelapa sawit, Elaeidobius kamerunicus. Populasi serangga penyerbuk yang menurun menyebabkan proses penyerbukan menjadi tidak merata dan berdampak pada penurunan produktivitas kelapa sawit. Hatch and Carry merupakan metode yang menggabungkan introduksi dan augmentasi serangga dengan mengambil bunga jantan lewat anthesis dan menempatkannya dalam kotak inkubasi untuk kemudian dilepaskan ke kebun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan perlakuan dengan metode Hatch and Carry, terjadi peningkatan signifikan pada populasi Elaeidobius kamerunicus dibandingkan sebelum perlakuan. Populasi serangga dewasa per hektar meningkat dari 25.083 ekor menjadi 37.051 ekor. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah Pupa dari rata-rata 3.187 ekor menjadi 9347 ekor, dan jumlah Larva dari 2.536 menjadi 5.047 ekor per tandan. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan metode dalam mendukung seluruh siklus hidup serangga penyerbuk secara alami. Kunci keberhasilan metode Hatch and Carry terletak pada proses monitoring, pengelolaan lingkungan sekitar, dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Serangga yang dilepaskan telah diberi serbuk sari murni, sehingga langsung siap melakukan penyerbukan ketika mencapai bunga betina yang sedang reseptif. Lingkungan yang mendukung serta ketepatan waktu dalam pelepasan serangga juga menjadi faktor penting dalam optimalisasi metode ini. Secara keseluruhan, metode Hatch And Carry terbukti efektif meningkatkan populasi Elaeidobius kamerunicus, sehingga secara langsung berdampak pada peningkatan fruit set kelapa sawit. Metode ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam budidaya sawit yang berkelanjutan dan efisien, serta mampu mengurangi ketergantungan pada penyerbukan buatan atau penggunaan bahan kimia.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/28
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI