Show simple item record

dc.contributor.authorWahyudi, Diki
dc.date.accessioned2026-01-07T02:11:17Z
dc.date.available2026-01-07T02:11:17Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttps://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/282
dc.description.abstractPengasapan atau fogging biasa dilakukan pada areal yang tanaman menghasilkan dimana pelepah sudah tidak dapat dijangkau lagi dengan penyemprotan dan hand picking. Pengasapan menjadi alternatif yang memberikan dampak dalam pengurangan mortalitas hama UPDPKS, pengasapan biasa dilakukan jika keadaan yang mendukung seperti tidak ada tanda-tanda akan hujan, kecepatan angin dan kondisi areal kebun. Penelitian dilaksanakan di Afdeling III Kebun Tinjowan PT. Perkebunan Nusantara IV, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensus global sebelum pengendalian fogging pada populasi hama ulat api (Setothosea asigna) dengan rata-rata ulat menyerang sebanyak 14,68 ulat per pelepah termasuk kriteria serangan berat, dan pada sensus efektif populasi hama ulat api dengan rata-rata menyerang sebanyak 32,39 ulat per pelepah termasuk serangan berat. Setelah dilakukan pengendalian hama ulat api dengan fogging menghasilkan natelling dengan jumlah rata-rata ulat per pelepah 1,33 dengan rata-rata nilai mortalitas kematian 96,61 %.en_US
dc.publisherInstitut Teknologi Sawit Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesNIM;1801130
dc.subjectHama Ulat Apien_US
dc.subjectFoggingen_US
dc.subjectEfektivitasen_US
dc.titleEFEKTIVITAS PENGENDALIAN HAMA ULAT API (Setothosea asigna) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN METODE FOGGING DI AFDELING III KEBUN TINJOWAN PTPN IVen_US
dc.typeSkripsien_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record