EFEKTIVITAS PENGENDALIAN HAMA ULAT API (Setothosea asigna) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN METODE FOGGING DI AFDELING III KEBUN TINJOWAN PTPN IV
Abstract
Pengasapan atau fogging biasa dilakukan pada areal yang tanaman menghasilkan
dimana pelepah sudah tidak dapat dijangkau lagi dengan penyemprotan dan hand
picking. Pengasapan menjadi alternatif yang memberikan dampak dalam
pengurangan mortalitas hama UPDPKS, pengasapan biasa dilakukan jika keadaan
yang mendukung seperti tidak ada tanda-tanda akan hujan, kecepatan angin dan
kondisi areal kebun.
Penelitian dilaksanakan di Afdeling III Kebun Tinjowan PT. Perkebunan
Nusantara IV, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensus global sebelum pengendalian fogging
pada populasi hama ulat api (Setothosea asigna) dengan rata-rata ulat menyerang
sebanyak 14,68 ulat per pelepah termasuk kriteria serangan berat, dan pada sensus
efektif populasi hama ulat api dengan rata-rata menyerang sebanyak 32,39 ulat per
pelepah termasuk serangan berat. Setelah dilakukan pengendalian hama ulat api
dengan fogging menghasilkan natelling dengan jumlah rata-rata ulat per pelepah
1,33 dengan rata-rata nilai mortalitas kematian 96,61 %.
