• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KAJIAN PENERAPAN SUSTAINABLE PALM OIL SYSTEM (RSPO-ISPO) SECARA TERINTEGRASI DI KEBUN BAH BIRUNG ULU, SUB HOLDING PALMCO REGINONAL II PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV

    Thumbnail
    View/Open
    BDP Binsar Maruly Sinaga.pdf (2.716Mb)
    Lembar Pengesahan (72.72Kb)
    Date
    2024
    Author
    Sinaga, Binsar Maruly
    Pembimbing
    Tuty Ningsih, Megawati Siahaan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pemerintah Indonesia mewajibkan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit mendapat sertifikat ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil). Sementara itu para stake holder Eropa dan Amerika Serikat menekankan pentingnya sertifikat RSPO (Roundtable Sustainable Palm Oil). Tahapan tahapan penelitian dilakukan yaitu : (1) Informasi umum Kebun Bah Birung Ulu. (2) kebijakan RSPO dan ISPO secara terintegrasi. (3) Badan sertifikasi RSPO dan ISPO yang digunakan Kebun Bah Birung Ulu. (4) Persamaan dan Perbedaan proses sertifikasi sustainable palm oil (SPO). (5) Standar operasional produser (SOP) yang di persyaratkan (6) Langkah-langkah proses sertifikasi RSPO dan ISPO yang dilakukan Kebun Bah Birung Ulu. (7) Syarat-syarat utama untuk dilakukan Sertifikasi RSPO dan ISPO. (8) Manfaat menerapkan RSPO dan ISPO. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan Kebun Bah Birung Ulu Regional II, PT. Perkebunan Nusantara IV. Waktu penelitian selama 1 bulan, dari bulan Maret-April 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan cara mengumpulkan data-data di unit kebun kelapa sawit dan didukung oleh data sekunder yaitu literatur yang diambil dari buku jurnal serta browsing di internet. Sertifikasi RSPO dan ISPO diterapkan secara bersamaan karena keduanya memiliki maksud dan tujuan yang sama, serta memiliki persyaratan yang hampir sama. Perbedaannya ISPO bersifat wajib (mandatory), sedangkan RSPO berlaku sukarela (voluntary) untuk mencapai CPO di tingkat pasar internasional. Kebun Bah Birung Ulu telah menerapkan izin menyangkut sertifikat RSPO dan ISPO.
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/30
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI