STUDI KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI BLOK C 5 DIVISI B PT. ASAM JAWA LABUHANBATU SELATAN
Date
2022Author
Saragih, Jovinda Leonard
Pembimbing
Makhrani Sari Ginting , Rina Maharany
Metadata
Show full item recordAbstract
Keanekaragaman serangga pada tanaman kelapa sawit di PT. Asam Jawa
Labuhanbatu Selatan dalam budidaya tanaman kelapa sawit tidak lepas dari
aktivitas serangga yang berasosiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan
data keanekaragaman serangga di ekosistem kebun kelapa sawit PT. Asam Jawa
yang dapat dianalisa lebih lanjut untuk memetakan keanekaragaman serangga di
perkebunan kelapa sawit.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022 di kebun
PT. Asam Jawa, Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera
Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu melakukan survei data
primer dan pengambilan data sekunder serta melakukan pengamatan langsung
terhadap serangga dengan menggunakan yellow sticky trap dan pitfall trap. Lokasi
pengamatan dilakukan di 1 blok yaitu blok C 5 divisi B yang dipilih secara metode
purposive sampling. Luas blok C 5 yaitu 24 ha dengan jumlah pokok ± 3.250 pokok
tanaman kelapa sawit. Jumlah luasan pengambilan sampel 12 ha (50 % dari luas
blok C 5), yang dibagi menjadi 12 plot penelitian, dengan luas 1 plot 1 ha. Pada 1
plot pengamatan dipasang 6 perangkap yellow sticky trap dan 6 perangkap pitfall
trap.
Hasil penelitian menggunakan perangkap likat kuning (yellow sticky trap) terdapat
9 (sembilan) ordo yaitu ordo Hemiptera, ordo Orthoptera, ordo Hymenoptera, ordo
Mantodea, ordo Diptera, ordo Odonata, ordo Coleoptera, ordo Lepidoptera, dan
ordo Araneae. Total keseluruhan serangga tertangkap menggunakan yellow sticky
trap adalah 364 ekor. Jenis serangga yang tertangkap dengan perangkap pitfall trap
terdapat 5 (lima) ordo yaitu ordo Hymenoptera, ordo Orthoptera, ordo
Arhynchobdellida, ordo Araneae, dan ordo Spirobolida. Serangga yang berperan
sebagai hama ditemukan sebanyak 4 ordo dengan jumlah 24% (190 spesimen),
serangga yang berperan sebagai predator sebanyak 4 ordo dengan jumlah 29% (227
spesimen), serangga yang berperan sebagai herbivora sebanyak 1 ordo dengan
jumlah 5% (43 spesimen), serangga berperan sebagai parasit sebanyak 2 ordo
dengan jumlah 6% (50 spesimen), serangga berperan sebagai polinator sebanyak 1
ordo dengan jumlah 1% (5 spesimen), serangga berperan sebagai polinator dan
predator sebanyak 1 ordo dengan jumlah 23% (183 spesimen), dan serangga yang
berperan sebagai detritivor sebanyak 1 ordo dengan jumlah 12% (96 spesimen).
