MANAJEMEN PANEN KELAPA SAWIT STUDI KASUS DI PT. HERFINTA FARM AND PLANTATION KEBUN TANJUNG MEDAN
Date
2025Author
Siregar, Amin Agustiawan
Pembimbing
Tuty Ningsih, Arief Setiawan Sutanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemanenan merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya kelapa sawit
yang berperan besar dalam menentukan produktivitas dan mutu minyak sawit. Oleh
karena itu, diperlukan manajemen panen yang baik agar kegiatan berlangsung
optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024 –
Februari 2025 di PT. Herfinta Farm and Plantation Kebun Tanjung Medan untuk
mempelajari aspek manajemen panen, meliputi perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui pengamatan langsung serta
wawancara terhadap informan yang terlibat dalam kegiatan panen.
Hasil Penelitian menunjukkan manajemen panen di PT. Herfinta Farm and
Plantation Kebun Tanjung Medan. Terdiri dari 4 aspek manajemen. Pertama aspek
perencanaan yang dimulai dari Menyusun budget produksi, membagi kapveld
panen, menentukan rotasi panen, menetapkan AKP dan taksasi produksi,
menetapkan sistem panen, dan Kriteria matang panen. kedua aspek
pengorganisasian terdiri atas struktur organisasi dan tanggungjawab dalam struktur
organisasi. Ketiga pelaksaan dimulai dari persiapan panen, pelaksanaan panen,
pengumpulan TBS di TPH dan pengangkutan TBS. terakhir pengawasan,
pengawasan dalam kegiatan panen dilakukan secara berjenjang dimulai dari
mandor panen, mandor I, asisten, asisten kepala dan manejer. Selain itu, ada juga
pengawasan yang dilakukan oleh audit internal maupun esksternal. Tantangan yang
dihadapi dalam kegiatan panen yaitu banjir dikarenakan kondisi areal Kebun
Tanjung Medan berada di dataran rendah (low land). Maka dari itu, solusi yang
ditetapkan manajemen Kebun Tanjung Medan membuat aliran air melalui parit field
draine, collection draine dan main draine serta membuat pintu kanal.
