PENGARUH DOSIS PEMUPUKAN NPKMg. (15:15:6:4) DAN DOSIS PENYIRAMAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) VARIETAS SIMALUNGUN DI PRE NURSERY
View/ Open
Date
2024Author
Suherman, Reza
Pembimbing
Abu Yazid, Hasanal Fachri
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pemupukan NPKMg. dan dosis penyiraman pupuk urea dan interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Institut Teknologi Sawit Indonesia. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan pada bulan Mei - Agustus 2024. Metode penelitian digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri: Faktor perlakuan I yaitu Pemupukan NPKMg. (15:15:6:4) (K) dengan 3 taraf, yaitu: K0 = Tanpa pemupukan, K1 = Pemupukan NPKMg 2,5g/polybag, K2= Pemupukan NPKMg 5g/polybag dan Faktor perlakuan II yaitu Penyiraman Pupuk Urea (N) dengan 4 taraf, yaitu: N0 = Tanpa penyiraman Pupuk Urea, N1 = 1g/liter air, N2 = 2g/liter air dan N3 = 3g/liter air, dengan 4 ulangan, jumlah plot 48 dan 8 tanaman sampel/plot. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), total luas daun (cm2), berat segar akar (g), berat kering akar (g), berat segar tajuk (g), berat kering tajuk (g) dan panjang akar (cm).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dosis pemupukan NPKMg. 15:15:6:4 signifikan meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit Varietas Simalungun di pre nursery. Penyiraman dengan berbagai dosis Pupuk Urea tidak signifikan meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit Varietas Simalungun di pre nursery. Interaksi pemberian dosis pemupukan NPKMg. (15:15:6:4) dan dosis pernyiraman Pupuk Urea tidak signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit Varietas Simalungun di pre nursery.
