• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Fakultas VOKASI
    • Program Studi Budidaya Perkebunan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EVALUASI KESUBURAN TANAH BERDASARKAN SIFAT KIMIA TANAH PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA KANDANGAN KECAMATAN LAUT TADOR KABUPATEN BATU BARA (STUDI KASUS)

    Thumbnail
    View/Open
    Rodin_Dameiran.pdf (2.137Mb)
    Date
    2024
    Author
    Laia, Rodin Dameiran
    Pembimbing
    Sakiah, Dr. Wardatul Husna Irham
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesuburan tanah di perkebunan sawit rakyat Desa Kandangan, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, dengan fokus pada sifat kimia tanah yaitu, Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kejenuhan Basa (KB), Fosfat Tersedia (P-Tersedia), Kalium (K), dan potential hydrogen (pH) tanah. Penelitian ini menggunakan metode survey. Parameter kimia tanah diukur dan dianalisis untuk menilai kesesuaian lahan bagi budidaya kelapa sawit, serta untuk memahami peran sebagai indikator kesuburan tanah. Waktu penelitian dari bulan Mei-Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang telah dilakukan pada kebun sawit rakyat di Desa Kandangan, dapat disimpulkan bahwa analisis Kapasitas Tukar Kation (KTK) memiliki kandungan bahan organik rendah sehingga KTK lebih rendah. Selain itu, pH tanah juga mempengaruhi KTK, tanah dengan pH yang sangat masam atau sangat basa cenderung memiliki KTK yang lebih rendah. Kejenuhan Basa (KB) memiliki kandungan mineral dalam tanah. Tanah memiliki pH yang rendah dapat menyebabkan penurunan nilai KB karena kation-kation basa lebih mudah tercuci dari tanah, mengurangi kemampuan tanah untuk menampung kation-kation yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Ketersediaan unsur hara fosfor yang sangat baik, karena manajemen tanah yang lebih baik atau kondisi tanah yang mendukung. Peningkatan fosfor tersedia ini berpotensi mendukung pertumbuhan optimal dan meningkatkan hasil produksi sawit. Nilai kalium berkisar antara 0,0238% hingga 0,0946%, jauh di bawah kisaran ideal untuk mendukung pertumbuhan tanaman sawit yang optimal. Potential hydrogen (pH) tergolong masam, mencerminkan kondisi tanah yang sedikit lebih baik untuk pertumbuhan tanaman sawit, tetapi masih memerlukan perhatian khusus terkait pengelolaan pH tanah agar tetap dalam kisaran yang optimal untuk pertumbuhan tanaman. Sehingga dibutuhkan melakukan pemupukan dengan pupuk organik seperti tangkos ,NPK,KCL dan Dolomite sehingga semua sifat kimia tanah terpenuhi
    URI
    https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/326
    Collections
    • Program Studi Budidaya Perkebunan

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI

     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repositori Institut Teknologi Sawit Indonesia - 2025

    Institut Teknologi Sawit Indonesia

    Perpustakaan

    Katalog Perpustakaan

    Ejurnal ITSI