| dc.description.abstract | Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium yang terdiri penambahan H2O2 dengan variasi 30 ml, 40 ml, 50 ml, 60 ml dan 70 ml, Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Analisa Kadar Alfa Selulosa dan Hemiselulosa , Analisa SEM (Scanning Electron Microscope) dan Analisa FTIR (Fourier Transform Infrared) . Pengambilan data dilakukan di Laboratorium kampus ITSI- Medan dan Laboratorium Terpadu USU. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan berawal dari April 2022 – Juli 2022. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variasi penambahan H2O2 mempengaruhi kadar alfa selulosa dari batang kelapa sawit. Perlakuan terbaik untuk variasi penambahan H2O2 yang dihasilkan pada perlakuan penambahan H2O2 dengan jumlah 50 ml. Dari 25 gram batang kelapa sawit didapatkan rendemen alfa (α) selulosa sebesar 27,66 % pada penambahan 30 ml, 53,09 % pada penambahan 40 ml, 53,19 % pada penambahan 50 ml, 41,27 % pada penambahan 60 ml, dan 17,98 % pada penambahan 70 ml. | en_US |